BERITAFAJAR.co - Dua bocah berumur 9 tahun, masing-masing M. Aqil Ashar dan Ahmad Nawafizul Irfana, warga kelurahan Jungcangcang Kec Kota, ...
BERITAFAJAR.co - Dua bocah berumur 9 tahun, masing-masing M. Aqil Ashar dan Ahmad Nawafizul Irfana, warga kelurahan Jungcangcang Kec Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur harus meregang nyawa di dasar sungai di wilayah setempat.
Sesuai informasi di lokasi kejadian, Jumat (10/3/2017), dua bocah mandi bersama sambil berenang bersama temannya, Faiq dan Baril. Namun setelah beberapa lama berenang, kedua korban tidak muncul ke permukaan sungai, sehingga kedua temannya itu, memberitahukan kepada warga sekitar sungai.
Setelah mendapatkan informasi itu, warga kemudian berupaya mencari korban sembari menunggu bantuan dari tim sar gabungan. Warga pertama kali menemukan korban bernama M. Aqil Ashar di pinggir sungai dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Setelah korban pertama ditemukan, warga langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat. Sementara, korban kedua bernama Ahmad Nawafizul Irfana, tidak segera ditemukan. Bahkan, pencarian lebih satu jam, baru kemudian ditemukan oleh Tim Sar Gabungan.
Danramil Kota Pamekasan, Kapten. Inf. Priyo Budi Utomo berhasil menemukan korban kedua setelah beberapa saat melakukan pencarian ke dasar sungai.
”Korban ditemukan di dasar sungai dengan kedalaman sekitar 7 meter. Ketika ditemukan, korban tersangkut di tumpukan bamboo,” terangnya.
Kedua korban sempat dilarikan ke RSUD dr. Slamet Martodirjo Pamekasan. Namun, nyawa kedua anak yang masih berumur Sembilan tahun itu, tidak tertolong sehingga langsung dibawa pulang ke rumah duka. (*)
Pewarta : M Arif
Editor : Ibnu Toha
Sesuai informasi di lokasi kejadian, Jumat (10/3/2017), dua bocah mandi bersama sambil berenang bersama temannya, Faiq dan Baril. Namun setelah beberapa lama berenang, kedua korban tidak muncul ke permukaan sungai, sehingga kedua temannya itu, memberitahukan kepada warga sekitar sungai.
Setelah mendapatkan informasi itu, warga kemudian berupaya mencari korban sembari menunggu bantuan dari tim sar gabungan. Warga pertama kali menemukan korban bernama M. Aqil Ashar di pinggir sungai dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Setelah korban pertama ditemukan, warga langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat. Sementara, korban kedua bernama Ahmad Nawafizul Irfana, tidak segera ditemukan. Bahkan, pencarian lebih satu jam, baru kemudian ditemukan oleh Tim Sar Gabungan.
Danramil Kota Pamekasan, Kapten. Inf. Priyo Budi Utomo berhasil menemukan korban kedua setelah beberapa saat melakukan pencarian ke dasar sungai.
”Korban ditemukan di dasar sungai dengan kedalaman sekitar 7 meter. Ketika ditemukan, korban tersangkut di tumpukan bamboo,” terangnya.
Kedua korban sempat dilarikan ke RSUD dr. Slamet Martodirjo Pamekasan. Namun, nyawa kedua anak yang masih berumur Sembilan tahun itu, tidak tertolong sehingga langsung dibawa pulang ke rumah duka. (*)
Pewarta : M Arif
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR