body { font: normal normal 12px 'Roboto', sans-serif; color: #000000; background: #FFF none repeat scroll top left; } .header-button { display: block; height: 60px; line-height: 60px; background: #010048; }

$show=home

Inilah Kisah Mbah Sya'roni Ketika Dipenjara Belanda

KUDUS (BeritaFajar.Co) – Sangat banyak tokoh-tokoh nasional terutama dari kalangan Nahdlatul Ulma (NU) yang pernah merasakan pahitnya dipen...

KUDUS (BeritaFajar.Co) – Sangat banyak tokoh-tokoh nasional terutama dari kalangan Nahdlatul Ulma (NU) yang pernah merasakan pahitnya dipenjara oleh penjajah Belanda. Salah satunya, Mustasyar PBNU KH Sya'roni Ahmadi, pernah mengalaminya.

Ulama kharismatik ini, ketika masih muda bukan dengan bersantai ria seperti kebanyakan pemuda masa kini. Beliau yang ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan RI, pernah mengalami  dipenjara oleh penjajah Belanda, ketika masih muda.

KH Sya'roni menuturkan, pada tahun 1948 saat turut berjuang mempertahankan kemerdekaan RI, ia ditangkap penjajah Belanda dan dimasukkan ke dalam penjara. Demikian dikisahkan, ulama yang di biasa di panggil Mbah Sya’roni dalam pengajian Tafsir  Al-Qur'an Surat Al-Baqarah di Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Selasa (21/6/2016).

Ketika di penjara, lanjutnya, bukan lantas enak-enakan berada di dalam terali besi selama beberapa bulan. Berbagai macam kesulitan dialami. Bahkan, di dalam penjara, tuturnya, kondisinya sangat sulit termasuk melaksanakan kewajiban shalat lima waktu.

”Ketika itu mau wudhu atau tayammum tidak bisa sehingga, saya juga tidak bisa shalat. Jadi shalatnya lihurmatil waqti (untuk menghormati waktu)," ujarnya dengan menggunakan bahasa Jawa.

Meski kondisi begitu sulit, dia tidak lupa untuk terus selalu berdzikir kepada yang Maha Kuasa. Bahkan, karena kondisi demikian, Mbah Sya'roni mengucapkan sebuah nadzar. Salah satu nadzarnya, jika lepas dari kurungan penjajah Belanda, ia akan mandi di sungai Kaligelis Kudus dan mengkhatamkan Al-Qur'an.

Pada zaman penjajahan Belanda, tidak sedikit orang yang dipenjara lalu kemudian dibunuh. Namun, Mbah Sya'roni juga merasa bersyukur karena dirinya tidak termasuk tahanan yang dibunuh Belanda.

”Pada saat dibebaskan, saya pun langsung nyemplung (masuk) di sungai Kaligelis dan mengkhatamkan Al-Qur'an," tuturnya yang disambut gerrr jamaah pengajian seperti dikutip dari NU Online.

Mbah Sya'roni memberikan kesimpulan, bahwa setiap orang akan mengalami ujian atau cobaan yang diberikan Allah seperti kisah pengalamannya. Untuk bisa mengetahui cobaan, hanyalah pribadi masing-masing yang merasakan dan mengalami ujian tersebut. (*)


KOMENTAR

Name

Headline,974,Hikmah,133,Hukum & Kriminal,118,Hukum amp; Kriminal,161,Internasional,26,Kesehatan,50,Madura,123,Nasional,239,Olahraga,46,Pemerintahan,515,Pendidikan,292,Peristiwa,673,Politik,171,Ramadhan,8,Regional,88,Teknologi,43,Wisata,39,
ltr
item
BERITAFAJAR.CO: Inilah Kisah Mbah Sya'roni Ketika Dipenjara Belanda
Inilah Kisah Mbah Sya'roni Ketika Dipenjara Belanda
BERITAFAJAR.CO
https://beritafajarid.blogspot.com/2016/06/inilah-kisah-mbah-sya-ketika-dipenjara.html
https://beritafajarid.blogspot.com/
https://beritafajarid.blogspot.com/
https://beritafajarid.blogspot.com/2016/06/inilah-kisah-mbah-sya-ketika-dipenjara.html
true
7048981456069747034
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy