BERITAFAJAR.co - Kebijakan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Muhammad Zainul Majdi yang akan mengembangkan gugusan Pantai Mandalika, L...
BERITAFAJAR.co - Kebijakan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Muhammad Zainul Majdi yang akan mengembangkan gugusan Pantai Mandalika, Lombok, NTB, mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.
Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan di Bogor mengungkapkan, pemerintah akan turut mengembangkan investasi di Mandalika. Langkah itu dilakukan untuk menggenjot perolehan devisa sektor wisata .
”Saat ini investasi Mandalika juga sudah hampir selesai. Pembebasan tanah di Mandalika itu nilai poyeknya hampir 2,9 miliar dollar AS. Ini akan mulai masuk tahun ini Novotel, Royal Tulip, Pullman, Club Med, dan sebagainya,” ungkap Luhut.
Selain Mandalika, Indonesia juga akan menggenjot pengembangan Kawasan Danau Toba. Saat ini perbaikan kawasan wisata danau terbesar di Indonesia itu juga sedang dipersiapkan maksimal.
’’Pada kuartal terakhir 2019, mestinya sudah kelihatan hasilnya. Sekarang percepatan pembangunan lapangan udara Sibisa, kemudian Silangit, kemudian jalan tol dari Siantar ke Danau Toba, dan kemudian juga perbaikan jalan lingkar di sekitarnya,’’ papar Luhut.
Selain pengembangan wisata, sarana di sekitar lokasi wisata juga akan diperbaiki. Salah satunya masalah sampah laut. Luhut menyebutkan, akibat sampah di laut, Indonesia ini masuk negara nomor dua laut terkotor setelah laut Tiongkok.
’’Presiden minta ini ditangani dengan serius. Bahayanya ini kalau sampah plastik dimakan ikan, ikan dimakan manusia, itu akan berpengaruh kepada genetika kita,” ujarnya. (*)
Editor : Ibnu Toha
Sumber : TIMESIndonesia
Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan di Bogor mengungkapkan, pemerintah akan turut mengembangkan investasi di Mandalika. Langkah itu dilakukan untuk menggenjot perolehan devisa sektor wisata .
”Saat ini investasi Mandalika juga sudah hampir selesai. Pembebasan tanah di Mandalika itu nilai poyeknya hampir 2,9 miliar dollar AS. Ini akan mulai masuk tahun ini Novotel, Royal Tulip, Pullman, Club Med, dan sebagainya,” ungkap Luhut.
Selain Mandalika, Indonesia juga akan menggenjot pengembangan Kawasan Danau Toba. Saat ini perbaikan kawasan wisata danau terbesar di Indonesia itu juga sedang dipersiapkan maksimal.
’’Pada kuartal terakhir 2019, mestinya sudah kelihatan hasilnya. Sekarang percepatan pembangunan lapangan udara Sibisa, kemudian Silangit, kemudian jalan tol dari Siantar ke Danau Toba, dan kemudian juga perbaikan jalan lingkar di sekitarnya,’’ papar Luhut.
Selain pengembangan wisata, sarana di sekitar lokasi wisata juga akan diperbaiki. Salah satunya masalah sampah laut. Luhut menyebutkan, akibat sampah di laut, Indonesia ini masuk negara nomor dua laut terkotor setelah laut Tiongkok.
’’Presiden minta ini ditangani dengan serius. Bahayanya ini kalau sampah plastik dimakan ikan, ikan dimakan manusia, itu akan berpengaruh kepada genetika kita,” ujarnya. (*)
Editor : Ibnu Toha
Sumber : TIMESIndonesia
KOMENTAR