BERITAFAJAR.co - Salah satu sumur milik warga di Desa Tlaga, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, secara terus menerus meny...
BERITAFAJAR.co - Salah satu sumur milik warga di Desa Tlaga, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, secara terus menerus menyemburkan air. Bahkan, saat ini sudah terdapat lebih dari tiga hektare lahan pertanian warga terendam air sumur.
Peristiwa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir itu, mulai meresahkan warga setempat. Sebab, lahan pertanian padi milik warga setempat sudah hampir panen. Namun, akibat terendam air sumur padi mulai membusuk.
Berdasarkan informasi dari warga, Rabu (8/3/2017), kini bukan hanya merendam lahan pertanian milik warga sekitar. Tetapi, bahkan banjir akibat luapan sumur tersebut mulai masuk ke pemukiman warga di sekitar lokasi sumur.
Salah satu warga, Ahmadi Bunadi mengatakan, terdapat dua lokasi akibat luapan sumur tersebut. Antara lain, Dusun Tlagah tepatnya di sekitar sumur. Di lokasi itu, ketinggian air diperkirakan setinggi paha orang dewasa hingga dua meter lebih.
”Sedangkan di Dusun Baban, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Padahal, dua lokasi tempat genangan itu, rata-rata merupakan lahan pertanian padi,” terangnya.
Untuk diketahui, penyebab air sumur meluap karena curah hujan tinggi. Sementara, di daerah tersebut masuk wilayah cekungan akibatnya semakin banyak air terserap maka kandungan air di bawah tanah semakin banyak.
Kendati begitu, tidak sedikit warga mengambil manfaat dari luapan air sumur tersebut. Sebab genangan air tersebut bisa dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari seperti mandi dan mencuci. Bahkan, anak-anak juga menggunakan luapan air itu untuk mandi sebelum berangkat sekolah. (*)
Pewarta : Moh Arif
Editor : Ibnu Toha
Peristiwa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir itu, mulai meresahkan warga setempat. Sebab, lahan pertanian padi milik warga setempat sudah hampir panen. Namun, akibat terendam air sumur padi mulai membusuk.
Berdasarkan informasi dari warga, Rabu (8/3/2017), kini bukan hanya merendam lahan pertanian milik warga sekitar. Tetapi, bahkan banjir akibat luapan sumur tersebut mulai masuk ke pemukiman warga di sekitar lokasi sumur.
Salah satu warga, Ahmadi Bunadi mengatakan, terdapat dua lokasi akibat luapan sumur tersebut. Antara lain, Dusun Tlagah tepatnya di sekitar sumur. Di lokasi itu, ketinggian air diperkirakan setinggi paha orang dewasa hingga dua meter lebih.
”Sedangkan di Dusun Baban, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Padahal, dua lokasi tempat genangan itu, rata-rata merupakan lahan pertanian padi,” terangnya.
Untuk diketahui, penyebab air sumur meluap karena curah hujan tinggi. Sementara, di daerah tersebut masuk wilayah cekungan akibatnya semakin banyak air terserap maka kandungan air di bawah tanah semakin banyak.
Kendati begitu, tidak sedikit warga mengambil manfaat dari luapan air sumur tersebut. Sebab genangan air tersebut bisa dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari seperti mandi dan mencuci. Bahkan, anak-anak juga menggunakan luapan air itu untuk mandi sebelum berangkat sekolah. (*)
Pewarta : Moh Arif
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR