BERITAFAJAR.co – Kasus dugaan penculikan anak, tengah marak. Seorang siswa SDN Gunung Sekar IV, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang m...
BERITAFAJAR.co – Kasus dugaan penculikan anak, tengah marak. Seorang siswa SDN Gunung Sekar IV, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang mengaku nyaris menjadi korban dugaan penculikan oleh dua orang tidak dikenal, sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (13/03/2017) .
Beruntung, korban yang bernama Rahmatriyanto (9) murid kelas III itu berhasil kabur dari tangan penculik. Korban mengatakan, saat itu dirinya pulang dari sekolah dengan berjalan kaki. Tidak jauh dari sekolah, ia yang posisinya tepat berada di pinggir jalan, tiba-tiba dihadang oleh dua orang, satu laki-laki dan satu perempuan.
BACA JUGA :
Pelaku Penculikan Anak Gunakan Bius, Dua Anak Sumenep Nyaris Jadi Korban
Dalam melakukan aksi, kawanan penculik tersebut menggunakan sepeda motor Honda jenis Vario warna biru dengan ciri-ciri, laki-laki pakai surban warna putih dan yang perempuan pakai cadar warna hitam. Rahmatriyanto mengaku, orang tersebut menanyakan rumahnya sambil mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.
"Saya takut langsung lari dan kembali ke sekolah, lalu saya minta antar ke guru saya," cerita Rahmatriyanto, Selasa (14/03/2017).
Dilansir dari suarajatimpos.com, Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar melalui Kasat Binmas AKP H Heri Darsono SH menghimbau agar para guru dan juga orang tua selalu mengawasi gerak-gerik anaknya, baik di sekolah, di rumah dan lingkungannya agar tidak menerima rayuan atau ajakan oleh orang yang tidak dikenal dengan diimingi–imingi suatu apapun serta ajakan lainnya.
"Pada semua orang tua agar lebih hati-hati untuk menjaga anaknya, mengantar dan menjemput anaknya. Kalau tidak kenal harus waspada," imbau Kasat Binmas. (*)
Editor : Ibnu Toha
Beruntung, korban yang bernama Rahmatriyanto (9) murid kelas III itu berhasil kabur dari tangan penculik. Korban mengatakan, saat itu dirinya pulang dari sekolah dengan berjalan kaki. Tidak jauh dari sekolah, ia yang posisinya tepat berada di pinggir jalan, tiba-tiba dihadang oleh dua orang, satu laki-laki dan satu perempuan.
BACA JUGA :
Pelaku Penculikan Anak Gunakan Bius, Dua Anak Sumenep Nyaris Jadi Korban
Dalam melakukan aksi, kawanan penculik tersebut menggunakan sepeda motor Honda jenis Vario warna biru dengan ciri-ciri, laki-laki pakai surban warna putih dan yang perempuan pakai cadar warna hitam. Rahmatriyanto mengaku, orang tersebut menanyakan rumahnya sambil mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.
"Saya takut langsung lari dan kembali ke sekolah, lalu saya minta antar ke guru saya," cerita Rahmatriyanto, Selasa (14/03/2017).
Dilansir dari suarajatimpos.com, Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar melalui Kasat Binmas AKP H Heri Darsono SH menghimbau agar para guru dan juga orang tua selalu mengawasi gerak-gerik anaknya, baik di sekolah, di rumah dan lingkungannya agar tidak menerima rayuan atau ajakan oleh orang yang tidak dikenal dengan diimingi–imingi suatu apapun serta ajakan lainnya.
"Pada semua orang tua agar lebih hati-hati untuk menjaga anaknya, mengantar dan menjemput anaknya. Kalau tidak kenal harus waspada," imbau Kasat Binmas. (*)
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR