BERITAFAJAR.co – Setiap hujan lebat sudah dapat dipastikan, di sebagian wilayah di Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura...
BERITAFAJAR.co – Setiap hujan lebat sudah dapat dipastikan, di sebagian wilayah di Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjadi langganan banjir. Bahkan, salah satu tembok Masjid roboh akibat diterjang banjir.
Bukan hanya itu, jalan raya baik untuk ke Masjid maupun jalan lainnya mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi ini, membuat Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma, melakukan inspeksi mendadak (Sidak)ke lokasi. Bahkan, politisi PKB itu, memanggil dinas terkait untuk segera dilakukan upaya pencegahan terjadinya banjir susulan.
Salah seorang warga, Ainul Anwar mengatakan, selepas musim penghujan kajadian banjir yang dapat merusak sering terjadi. Sementara, untuk di tahun ini sudah terjadi dua kali banjir sehingga jalanan rusak dan tembok pagar masjid roboh.
”Kami berharap pemerintah segera mengatasi. Seharusnya, kondisi sudah dari dulu ada upaya pencegahan dari pemerintah setempat dan tidak dibiarkan hingga dapat merusak kondisi yang ada,” terangnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma mengatakan, dinas terkait untuk secepatnya melakukan pembangunan dalam upaya pencegahan terjadinya banjir susulan. Pihaknya menginginkan pembangunan ini harus segera teratasi.
”Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera mengatasi dalam upaya pencegahan banjir. Sebab, kasihan masyarakat jika tidak segera diatasi,” pungkasnya. (*)
Pewarta : Ibnu Toha
Bukan hanya itu, jalan raya baik untuk ke Masjid maupun jalan lainnya mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi ini, membuat Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma, melakukan inspeksi mendadak (Sidak)ke lokasi. Bahkan, politisi PKB itu, memanggil dinas terkait untuk segera dilakukan upaya pencegahan terjadinya banjir susulan.
Salah seorang warga, Ainul Anwar mengatakan, selepas musim penghujan kajadian banjir yang dapat merusak sering terjadi. Sementara, untuk di tahun ini sudah terjadi dua kali banjir sehingga jalanan rusak dan tembok pagar masjid roboh.
”Kami berharap pemerintah segera mengatasi. Seharusnya, kondisi sudah dari dulu ada upaya pencegahan dari pemerintah setempat dan tidak dibiarkan hingga dapat merusak kondisi yang ada,” terangnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma mengatakan, dinas terkait untuk secepatnya melakukan pembangunan dalam upaya pencegahan terjadinya banjir susulan. Pihaknya menginginkan pembangunan ini harus segera teratasi.
”Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera mengatasi dalam upaya pencegahan banjir. Sebab, kasihan masyarakat jika tidak segera diatasi,” pungkasnya. (*)
Pewarta : Ibnu Toha
KOMENTAR