BERITAFAJAR.co - Konflik Internal Kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sumenep terus dicarikan titik temu. Bahkan, Sen...
BERITAFAJAR.co - Konflik Internal Kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sumenep terus dicarikan titik temu. Bahkan, Senin (13/02/2017) Ketua Majlis Syari’ah PPP Sumenep mengundang kedua kubu untuk mencari solusi dari perbedaan pandangan yang berakibat pada macetnya mesin partai.
“Tujuan dari Kiai Muqsith mengumpulkan kedua belah pihak ini memang untuk mencari titik temu, tetapi sayang dari pihak mereka, satu pun tidak ada yang datang. Ulama sepuh PPP semuanya yang hadir kecewa karena niat baik dari ketua Majlis Syariah di abaikan,” kata Kiai Sirojuddin di aula Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Raya Guluk-Guluk Sumenep.
Kekecewaan Ulama Sepuh PPP Sumenep Semakin diperparah dengan janji Musyaffa’ yang akan mendatangi Kiai Muqsith tetapi hingga saat ini masih belum juga terlaksana.
“Sudah telpon ke Kiai Muqsith katanya mau ke Guluk-Guluk menemui beliau tetapi sampai saat ini masih belum juga ada. Ini kan berarti pihak DPW tidak punya iktikat baik untuk menyelesaikan persoalan partai di Sumenep,” paparnya.
Lebih lanjut, pengasuh pesantren Ar Rahman Lembung Barat Lenteng Sumenep itu mengungkapkan tetap menolak SK Kepengurusan PPP di Sumenep dengan terus mendesak DPW dan DPP untuk duduk bersama menyelesaikan konflik internal yang terjadi akibat munculnya kepentingan dari pihak luar.
“Di undang mereka tidak datang. DPP Sudah kami datangi katanya akan ada solusinya. DPW mengaku akan sowan ke kiai Muqsith tapi tidak datang. Langkah kami nanti ya akan mendatangi DPW . Kita ngeluruk ke sana dengan 14 PAC yang sudah mendesak kiai sepuh,” tandasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi dan Qusyairi NUrullah
Editor : Ibnu Toha
“Tujuan dari Kiai Muqsith mengumpulkan kedua belah pihak ini memang untuk mencari titik temu, tetapi sayang dari pihak mereka, satu pun tidak ada yang datang. Ulama sepuh PPP semuanya yang hadir kecewa karena niat baik dari ketua Majlis Syariah di abaikan,” kata Kiai Sirojuddin di aula Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Raya Guluk-Guluk Sumenep.
Kekecewaan Ulama Sepuh PPP Sumenep Semakin diperparah dengan janji Musyaffa’ yang akan mendatangi Kiai Muqsith tetapi hingga saat ini masih belum juga terlaksana.
“Sudah telpon ke Kiai Muqsith katanya mau ke Guluk-Guluk menemui beliau tetapi sampai saat ini masih belum juga ada. Ini kan berarti pihak DPW tidak punya iktikat baik untuk menyelesaikan persoalan partai di Sumenep,” paparnya.
Lebih lanjut, pengasuh pesantren Ar Rahman Lembung Barat Lenteng Sumenep itu mengungkapkan tetap menolak SK Kepengurusan PPP di Sumenep dengan terus mendesak DPW dan DPP untuk duduk bersama menyelesaikan konflik internal yang terjadi akibat munculnya kepentingan dari pihak luar.
“Di undang mereka tidak datang. DPP Sudah kami datangi katanya akan ada solusinya. DPW mengaku akan sowan ke kiai Muqsith tapi tidak datang. Langkah kami nanti ya akan mendatangi DPW . Kita ngeluruk ke sana dengan 14 PAC yang sudah mendesak kiai sepuh,” tandasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi dan Qusyairi NUrullah
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR