body { font: normal normal 12px 'Roboto', sans-serif; color: #000000; background: #FFF none repeat scroll top left; } .header-button { display: block; height: 60px; line-height: 60px; background: #010048; }

$show=home

Subhanallah ! Wafat di Arafah, Jenazah Bung Tomo Masih Utuh di Surabaya

BERITAFAJAR.co – Bung Tomo merupakah pahlawan nasional, gagah berani dan ikhlas berjuang membela tanah air dari gempuran tentara sekutu, me...

BERITAFAJAR.co – Bung Tomo merupakah pahlawan nasional, gagah berani dan ikhlas berjuang membela tanah air dari gempuran tentara sekutu, mengorbankan jiwa raga demi kejayaan bangsa. Namun, barangkali tidak banyak yang mengetahui jika jenazah Bung Tomo yang dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Ngagel Surabaya itu, dulunya pernah diangkut dari Jeddah, Saudi Arabia.

Pahlawan Nasional Bung Tomo wafat pada 7 Oktober 1981 di Arafah. Sempat dimakamkan di sana, namun pada Rabu, 3 Februari 1982, jenazahnya dipindahkan ke Ngagel, Surabaya setelah negosiasi panjang dengan pemrmintah Arab Saudi.

Inilah kronologi pemakaman Bung Tomo yang dirangkum dari kliping Harian Suara Merdeka edisi lawas :

Nama pesawat yang membawa jenazah Bung Tomo dari Bandara King Abdul Aziz, Saudi Arabia adalah Garuda GA 882. Mendarat di lapangan Halim Perdana Kusuma Jakarta pada Selasa, (02/02/1982) malam sekira pukul 19.45. Diterima oleh Irjen Deplu saat itu, Sarwo Eddy Wiboowo. Lalu diserahkan kepada Bambang Sulistomo, putra Bung Tomo untuk kemudian dibawa ke kediaaman di Jl. Besuki 27 Jakarta.

Keesokan harinya, Rabu (03/02/1982) pagi, di rumah duka tersebut, ada upacara pelepasan jenazah dari keluarga (diwakili Drs. Sulistomo) ke pemerintah. Upacara dimulai pukul 09.00 dengan penghormatan berupa tembakan ke atas. Inspektur upacara pelepasan jenazah kala itu adalah Menteri Sosial, Supardjo.

Setelah selesai pelepasan, jenazah Bung Tomo dibawa ke Surabaya lewat lapangan udara Kemayoran dengan pesawat Hercules K 130 "Pelita Air Service". Keluarga yang menyertai adalah Nyai Sulistina Sutomo (istri Bung Tomo), Drs. Bambang Sulistomo dan ketiga putri almarhum. Jenazah tiba di Bandara Juanda Surabaya sekitar pukul 10.45 pagi.

Ketika di Juanda, upacara penerimaan kerangka jenazah Bung Tomo dimpim oleh Sekjen Departemen Sosial saat itu, AM. Tambunan, lalu diserahkan kepada Gubernur Jatim. Selanjutnya, pada pukul 11.15, jenazah diberangkatkan ke gedung Grahadi untuk disemayamkan, diterima oleh inspektur upacara Drs. Suparmanto, Wakil Gubernur Jatim saat itu.

Acara di Grahadi berlangsung selama 40 menit untuk kemudian pada pukul 13.30 diberangkatkan ke Ngagel yang dipimpin langsung oleh inspektur upacara Sutono, Menko Kesra saat itu. Panitia yang ditunjuk sebagai pelaksana upacara pemakaman adalah Garnizun Surabaya.

Janazah Masih Utuh dan Rapi

Ada cerita menarik soal awal pemindahan jenazah Bung Tomo ini. Penggalian makam yang dimulai pada Ahad (31/01/1982), di Arafah, sempat keliru. Kata Bambang Sulistomo, -putra Bung Tomo yang ikut menggali di sana,- ketika proses penggalian akan dimulai, ada seorang penggembala yang datang dan bertanya.

"makam siapa yang akan digali?"

"Bung Tomo," jawab Bambang.

Makam yang akan digali, menurut pria itu, letaknya salah. Ia pun menunjukkan yang sebenarnya. Bahkan dia berani bersumpah bahwa makam yang benar adalah sebagaimana yang ia tunjukkan tersebut, "apabila keliru, saya bersedia dicongkel mata saya," ia meyakinkan.

Penggembala tersebut berani mengatakan sumpah karena dia sendiri mengaku ikut menguburkan jenazah Bung Tomo saat dibukurkan. Menurut keterangan tim dokter, dr. Sutomo, ketika ditemukan di liang lahat dan digali, jenazah Bung Tomo masih utuh. Bahkan, kain kafannya masih utuh rapi dan dagingnya masih melekat pada tulang.

Rambutnya juga masih utuh. Tidak ada tulang yang terpisah-pisah. Hanya daging pipinya sebelah kanan saja yang agak rusak karena saat dikebumikan di Arafah, pipi kanan memang ditempelkan ke tanah sebagaimana ajaran Islam.

"Karena semuanya masih utuh, maka saya tidak setuju kalau ada yang mengatakan bahwa yang dibawa ke Indonesia itu kerangka. Tetapi yang tepat adalah jenazah Bung Tomo," kata dr. Sutomo, sebagaimana dilansir dari Harian Suara Merdeka (Kamis, 04/02/1982).

Saat ditanya penyebab keutuhan jenazah pahlawan panglima penggerak arek-arek Surabaya 10 November itu, dr. Sutomo menjawab kalau tanah di Saudi itu sifatnya kering, sehingga tidak terjadi pembusukan.

Semoga syahid wahai pahlawan bangsa. Kami di sini akan mengenangmu. Mengabadikanmu dengan terus mengisi kemerdekaan ini. Paling tidak tiap 10 November kami kirim Fatihah kepadamu, meneladani keberanianmu di medan perang. Agar generasi sekarang tidak kepaten obor hingga meneriakkan anti NKRI dan anti Pancasila. Al-Fatihah! (*)

Sumber : KBAswaja

Editor : Ibnu Toha


KOMENTAR

Name

Headline,974,Hikmah,133,Hukum & Kriminal,118,Hukum amp; Kriminal,161,Internasional,26,Kesehatan,50,Madura,123,Nasional,239,Olahraga,46,Pemerintahan,515,Pendidikan,292,Peristiwa,673,Politik,171,Ramadhan,8,Regional,88,Teknologi,43,Wisata,39,
ltr
item
BERITAFAJAR.CO: Subhanallah ! Wafat di Arafah, Jenazah Bung Tomo Masih Utuh di Surabaya
Subhanallah ! Wafat di Arafah, Jenazah Bung Tomo Masih Utuh di Surabaya
BERITAFAJAR.CO
https://beritafajarid.blogspot.com/2016/11/subhanallah-wafat-di-arafah-jenazah.html
https://beritafajarid.blogspot.com/
https://beritafajarid.blogspot.com/
https://beritafajarid.blogspot.com/2016/11/subhanallah-wafat-di-arafah-jenazah.html
true
7048981456069747034
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy