BERITAFAJAR.co – Salah satu Karyawan Alfamart di Jl. Wahed Hasyim, Desa Kolor Kecamatan Kota, Sumenep, Madura, Jawa Timur, menghalang-halan...
BERITAFAJAR.co – Salah satu Karyawan Alfamart di Jl. Wahed Hasyim, Desa Kolor Kecamatan Kota, Sumenep, Madura, Jawa Timur, menghalang-halangi tugas wartawan ketika melakukan liputan ketika Sidak Tim Gabungan Inspeksi Mendadak Satpol PP Sumenep.
Sidak tim Gabungan Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Kesehatan (Dinkes), Bagian Perekonomian dan Bagian Hukum Pemkab, ke sejumlah toko modern dan tradisional menjelang Idul Adha untuk memastikan barang dagangan di toko-toko tersebut, Senin, (05/09/2016).
Namun, dalam sidak bersama wartawan itu, ketika tiba di alfamart, beberapa wartwan mengambil foto. Namun, tiba-tiba salah satu karyawan langsung membentak wartawan, dengan dalih mengambil foto tidak izin dulu.
”Kamu ngapain ambil-ambil foto,” bentaknya sambil melompat dari ruang alafamart ke halaman
BACA JUGA : Halangi Tugas Wartawan, PWI Sumenep Kecam Karyawan Alfamart
Sementara, wartwan koran Madura, Junaidi, mengatakan, padahal sudah jelas keberadaan wartawan itu untuk liputan dalam sidak tersebut. Namun tiba-tiba karyawan alfamart langsung membentak saat wartawan yang dilindungi undang-undang itu mengambil foto alfamart.
"Dia tidak membolehkan mengambil foto alfamart kalau tidak minta izin dulu kepada pemilik perusahaan. Padahal sudah jelas toko tersebut Sedang digelar Sidak. Dia itu, berkata dengan kasar, buat apa kamu foto toko ini, kamu izin dulu jangan langsung foto gitu,” terang Junaidi, sambil menirukan Karyawan yang melarang wartwan itu.
Sementara, Kasi Penegak Perda Satpol PP Sumenep, Moh. Sholeh, menjelaskan, sidak ini merupakan agenda Disperindag yang bentuk tim menjelang lebaran Idul Adha. Semua toko swalayan dan pasar tradisional akan dilakukan sidak, agar bersih dari barang rusak dan kadaluarsa.
"Di toko alfamart kami menemukan barang yang tidak layak dijual seperti kaleng susu yang rusak, potensi rusak dan berkarat namun tetap dijual, dan barang-barang camilan yang kadaluarsa," pungkasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Sidak tim Gabungan Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Kesehatan (Dinkes), Bagian Perekonomian dan Bagian Hukum Pemkab, ke sejumlah toko modern dan tradisional menjelang Idul Adha untuk memastikan barang dagangan di toko-toko tersebut, Senin, (05/09/2016).
Namun, dalam sidak bersama wartawan itu, ketika tiba di alfamart, beberapa wartwan mengambil foto. Namun, tiba-tiba salah satu karyawan langsung membentak wartawan, dengan dalih mengambil foto tidak izin dulu.
”Kamu ngapain ambil-ambil foto,” bentaknya sambil melompat dari ruang alafamart ke halaman
BACA JUGA : Halangi Tugas Wartawan, PWI Sumenep Kecam Karyawan Alfamart
Sementara, wartwan koran Madura, Junaidi, mengatakan, padahal sudah jelas keberadaan wartawan itu untuk liputan dalam sidak tersebut. Namun tiba-tiba karyawan alfamart langsung membentak saat wartawan yang dilindungi undang-undang itu mengambil foto alfamart.
"Dia tidak membolehkan mengambil foto alfamart kalau tidak minta izin dulu kepada pemilik perusahaan. Padahal sudah jelas toko tersebut Sedang digelar Sidak. Dia itu, berkata dengan kasar, buat apa kamu foto toko ini, kamu izin dulu jangan langsung foto gitu,” terang Junaidi, sambil menirukan Karyawan yang melarang wartwan itu.
Sementara, Kasi Penegak Perda Satpol PP Sumenep, Moh. Sholeh, menjelaskan, sidak ini merupakan agenda Disperindag yang bentuk tim menjelang lebaran Idul Adha. Semua toko swalayan dan pasar tradisional akan dilakukan sidak, agar bersih dari barang rusak dan kadaluarsa.
"Di toko alfamart kami menemukan barang yang tidak layak dijual seperti kaleng susu yang rusak, potensi rusak dan berkarat namun tetap dijual, dan barang-barang camilan yang kadaluarsa," pungkasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR