BERITAFAJAR.co – Kabupaten Sumenep, merupakan salah satu kabupaten yang terletak di ujung timur pulau Madura. Kabupaten ini, memiliki bany...
BERITAFAJAR.co – Kabupaten Sumenep, merupakan salah satu kabupaten yang terletak di ujung timur pulau Madura. Kabupaten ini, memiliki banyak tempat wisata. Kini, sebagai pengembangan, pemerintah daerah berencana akan membangun wisata kota.
Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan, salah satu agenda besar dari pemerintah daerah untuk tahun 2017 akan membangun wisata kota, wisata sejarah, relegi, dan wisata bahari. Rencana tersebut, diharapkan tidak hanya menghasilkan ekonomi mikro, tetapi juga makro.
”Wisata kota ini, kita akan coba akan menata kota secara rapi baik secara infrastruktur dan transportasi. Sehingga wisatawan yang datang ke Sumenep, akan diarahkan agar bisa keliling kota Sumenep,” ujar Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi
Bahkan, tahun depan, salah satu lokasi dekat Kota Sumenep, Tajamara, direncanakan akan dibangun tempat parkir bus. Sehingga, lanjutnya, bus nantinya tidak lagi masuk ke kota. Wisatawan yang datang ke Sumenep akan diarahkan naik andong, atau mungkin bisa naik becak, bus mini yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.
”Wisata religi, maka bus tidak bisa langsung naik ke Asta Tinggi seperti yang terjadi selama ini. Tidak bisa langsung ke Kalianget. Nanti akan kita atur semua regulasinya. Sehingga wisata religi menjadi satu kesatuan dengan wisata kota yang ada di Sumenep,” terangnya.
Menurutnya, dalam wisata kota ini, didalamya tersimpan sejarah dan budaya. Kemudian soal wisata bahari, tentunya sangat mudah pengembangannya. Apalagi, sudah banyak diketahui oleh masyarakat luar jika di Sumenep memiliki banyak pulau yang berpotensi sebagai tempat wisata yang bisa dikembangkan. (*)
Sumber : TIMESIndonesia
Editor : Ahmadi
Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan, salah satu agenda besar dari pemerintah daerah untuk tahun 2017 akan membangun wisata kota, wisata sejarah, relegi, dan wisata bahari. Rencana tersebut, diharapkan tidak hanya menghasilkan ekonomi mikro, tetapi juga makro.
”Wisata kota ini, kita akan coba akan menata kota secara rapi baik secara infrastruktur dan transportasi. Sehingga wisatawan yang datang ke Sumenep, akan diarahkan agar bisa keliling kota Sumenep,” ujar Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi
Bahkan, tahun depan, salah satu lokasi dekat Kota Sumenep, Tajamara, direncanakan akan dibangun tempat parkir bus. Sehingga, lanjutnya, bus nantinya tidak lagi masuk ke kota. Wisatawan yang datang ke Sumenep akan diarahkan naik andong, atau mungkin bisa naik becak, bus mini yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.
”Wisata religi, maka bus tidak bisa langsung naik ke Asta Tinggi seperti yang terjadi selama ini. Tidak bisa langsung ke Kalianget. Nanti akan kita atur semua regulasinya. Sehingga wisata religi menjadi satu kesatuan dengan wisata kota yang ada di Sumenep,” terangnya.
Menurutnya, dalam wisata kota ini, didalamya tersimpan sejarah dan budaya. Kemudian soal wisata bahari, tentunya sangat mudah pengembangannya. Apalagi, sudah banyak diketahui oleh masyarakat luar jika di Sumenep memiliki banyak pulau yang berpotensi sebagai tempat wisata yang bisa dikembangkan. (*)
Sumber : TIMESIndonesia
Editor : Ahmadi
KOMENTAR