BERITAFAJAR.CO – Salah satu pulau di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikategorikan sebagai pulau dengan oksigen terbaik kedua di dun...
BERITAFAJAR.CO – Salah satu pulau di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikategorikan sebagai pulau dengan oksigen terbaik kedua di dunia setelah Jordania. Pulau tersebut, bernama Pulau Gili Iyang dengan luas 9, 15 kilometer dan secara administratif termasuk Kecamatang Dungkek.
Ketika akan berkunjung ke pulau berpenghuni mampu hidup dengan umur yang panjang, yakni sampai 125 tahun lebih itu, harus menyebarangi lautan dari Pelabuhan Dungkek. Tarifnya, tidak terlalu mahal. Dengan perahu kecil hanya diminta Rp 10.000 untuk pulang pergi.
BACA JUGA :
Melawan Ombak, Menteri Sosial Khafifah Datangi Pulau Giliyang Sumenep
HLUN, Mensos RI Temui Ratusan Lansia di Pulau Oksigen
Mensos RI Ajak Warga Pulau Giliyang Pertahankan Budaya Santri
Ketika wartawan BeritaFajar.Co berkunjug ke pulau tersebut, ketika tiba di bibir pantai dan terus masuk ke wilayah pedalaman, suasananya sangat berbeda dibandingkan dengan pulau-pulau lain dari 140 pulau di Sumenep. Suasana sejuk menyenangkan.
Di Pulau Gili Iyang, terdapat dua Desa, yakni Desa Banraas dan Bancamara. Di pulau ini, setidaknya sangat banyak orang lansia yang berusia lebih dari 100 tahun. Bahkan, salah satu keluarga sudah terdapat lima generasi sampai tujuh generasi.
”Alhamdulillah, sampai sekarang masih diberi umur panjang. Kalau yang berumur lebih dari 80 tahun sangat banyak. Katanya, karena oksigennya bagus di sini,” ujar Affan, 80 tahun, ketika berbincang dengan wartawan.
Berdasarkan data, di Pulau Gili Iyang terdapat 157 orang di berusia 100 tahun lebih. Hingga kini, seratusan warga sangat sepuh itu masih hidup sehat. Sementara, warga yang berusia di atas 50 tahun sebanyak 1.282 orang. (*)
Ketika akan berkunjung ke pulau berpenghuni mampu hidup dengan umur yang panjang, yakni sampai 125 tahun lebih itu, harus menyebarangi lautan dari Pelabuhan Dungkek. Tarifnya, tidak terlalu mahal. Dengan perahu kecil hanya diminta Rp 10.000 untuk pulang pergi.
BACA JUGA :
Melawan Ombak, Menteri Sosial Khafifah Datangi Pulau Giliyang Sumenep
HLUN, Mensos RI Temui Ratusan Lansia di Pulau Oksigen
Mensos RI Ajak Warga Pulau Giliyang Pertahankan Budaya Santri
Ketika wartawan BeritaFajar.Co berkunjug ke pulau tersebut, ketika tiba di bibir pantai dan terus masuk ke wilayah pedalaman, suasananya sangat berbeda dibandingkan dengan pulau-pulau lain dari 140 pulau di Sumenep. Suasana sejuk menyenangkan.
Di Pulau Gili Iyang, terdapat dua Desa, yakni Desa Banraas dan Bancamara. Di pulau ini, setidaknya sangat banyak orang lansia yang berusia lebih dari 100 tahun. Bahkan, salah satu keluarga sudah terdapat lima generasi sampai tujuh generasi.
”Alhamdulillah, sampai sekarang masih diberi umur panjang. Kalau yang berumur lebih dari 80 tahun sangat banyak. Katanya, karena oksigennya bagus di sini,” ujar Affan, 80 tahun, ketika berbincang dengan wartawan.
Berdasarkan data, di Pulau Gili Iyang terdapat 157 orang di berusia 100 tahun lebih. Hingga kini, seratusan warga sangat sepuh itu masih hidup sehat. Sementara, warga yang berusia di atas 50 tahun sebanyak 1.282 orang. (*)
KOMENTAR