BERITAFAJAR.CO – Puluhan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa’ di Kecamatan Rubaru, menghadiri kegiatan penyerahan zakat fitrah dan santunan, dalam r...
BERITAFAJAR.CO – Puluhan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa’ di Kecamatan Rubaru, menghadiri kegiatan penyerahan zakat fitrah dan santunan, dalam rangka nuzulul Quran dan buka puasa bersama yang digelar Pengurus Wakil Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PWC ISNU) Rubaru, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Pelaksaan kegiatan ini, Jumat (1/7/2016), merupakan hasil kerjasama PWC ISNU dengan MWC NU dan BMT NU Rubaru. Selain itu, mendapatkan support dari Madura United FC, berupa zakat mall yang diberikan kepada anak yatim dan kaum dhuafa’.
”Kegiatan ini merupakan manifestasi dari program yang disusun ketika awal Ramadhan ini. ISNU selain kumpulan para sarjana, harus memiliki kepedulian yang cukup besar terhadap lingkungan sekitar,” ujar Ketua PWC ISNU Rubaru, Busri Toha, saat memberikan sambutan.
Menurut pria yang kini menjabat sebagai ketua LTNNU Sumenep ini, sedikit mengulas tentang sejarah berdirinya ISNU. Diakuinya, ISNU merupakan organisasi yang telah menjadi badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang berfungsi membantu melaksanakan kebijakan NU pada kelompok sarjana dan kaum intelektual.
”Dari sejumlah literatur, ISNU ini didirikan di Surabaya pada 19 November 1999, ISNU baru ditetapkan sebagai Badan Otonom NU pada tahun 2010 ketika Muktamar ke-32 NU di Makassar. Sebagai wadah sarjana NU, keanggotaan ISNU meliputi seluruh sarjana NU atau orang yang dianggap berjasa kepada NU,” terang Busri Toha dihadapan undangan.
Sementara, lanjutnya, terbentuknya ISNU Rubaru, tidak ada lain selain untuk mewadahi kegiatan-kegiatan para sarjana, ilmuwan, intelektual, dan profesional NU terutama di Kecamatan Rubaru. Yang tentu saja, berlatar belakang dari berbagai disiplin ilmu agar terarah efektif dan efisien.
”Makanya semua kegiatan ISNU, akan selalu bersinegergi dengan NU. Sebab, selain itu, untuk meningkatkan pengembangan faham Islam Ahlusunnah wal Jama’ah, ilmu pengetahun, dan teknologi; Meningkatkan sinergitas kegiatan NU dalam mencapai dan memperjuangkan kesejahteraan umat, dalam bingkai NKRI,” terangnya.
Namun, pihaknya tidak menjelaskan secara detail terkait dengan berdirinya ISNU di Rubaru. Hal tersebut, direncanakan, katanya, akan ditulis secara khusus tentang ISNU di Kecamatan Rubaru. (ahmadi/ibnu)
Pelaksaan kegiatan ini, Jumat (1/7/2016), merupakan hasil kerjasama PWC ISNU dengan MWC NU dan BMT NU Rubaru. Selain itu, mendapatkan support dari Madura United FC, berupa zakat mall yang diberikan kepada anak yatim dan kaum dhuafa’.
”Kegiatan ini merupakan manifestasi dari program yang disusun ketika awal Ramadhan ini. ISNU selain kumpulan para sarjana, harus memiliki kepedulian yang cukup besar terhadap lingkungan sekitar,” ujar Ketua PWC ISNU Rubaru, Busri Toha, saat memberikan sambutan.
Menurut pria yang kini menjabat sebagai ketua LTNNU Sumenep ini, sedikit mengulas tentang sejarah berdirinya ISNU. Diakuinya, ISNU merupakan organisasi yang telah menjadi badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang berfungsi membantu melaksanakan kebijakan NU pada kelompok sarjana dan kaum intelektual.
”Dari sejumlah literatur, ISNU ini didirikan di Surabaya pada 19 November 1999, ISNU baru ditetapkan sebagai Badan Otonom NU pada tahun 2010 ketika Muktamar ke-32 NU di Makassar. Sebagai wadah sarjana NU, keanggotaan ISNU meliputi seluruh sarjana NU atau orang yang dianggap berjasa kepada NU,” terang Busri Toha dihadapan undangan.
Sementara, lanjutnya, terbentuknya ISNU Rubaru, tidak ada lain selain untuk mewadahi kegiatan-kegiatan para sarjana, ilmuwan, intelektual, dan profesional NU terutama di Kecamatan Rubaru. Yang tentu saja, berlatar belakang dari berbagai disiplin ilmu agar terarah efektif dan efisien.
”Makanya semua kegiatan ISNU, akan selalu bersinegergi dengan NU. Sebab, selain itu, untuk meningkatkan pengembangan faham Islam Ahlusunnah wal Jama’ah, ilmu pengetahun, dan teknologi; Meningkatkan sinergitas kegiatan NU dalam mencapai dan memperjuangkan kesejahteraan umat, dalam bingkai NKRI,” terangnya.
Namun, pihaknya tidak menjelaskan secara detail terkait dengan berdirinya ISNU di Rubaru. Hal tersebut, direncanakan, katanya, akan ditulis secara khusus tentang ISNU di Kecamatan Rubaru. (ahmadi/ibnu)
KOMENTAR