Foto: Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, pelepasan pawai festival kuliner.
BERITAFAJAR.CO - Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Pawai Festival Kuliner Nusantara 2018 sebagai rangkaian kegiatan Tahun Kunjungan Wisata atau Visit Sumenep 2018.
Pelaksanaan Pawai Festival Kuliner ini melibatkan 450 orang peserta terdiri dari siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), komunitas sepeda ontel Sumenep, Musik Saronen dan Pasukan Anti Sampah.
Bupati Sumenep, A. Busyro Karim mengatakan, pemerintah daerah memprogramkan berbagai kegiatan di tahun ini, sebagai upaya menarik minat masyarakat luar daerah baik di Indonesia maupun di luar negeri berkunjung ke Kabupaten Sumenep untuk menikmati berbagai seni budaya, kuliner dan pariwisata.
Dengan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumenep diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan membuka peluang usaha di berbagai tempat baik itu di lokasi wisata atau kegiatan lainnya.
“Ujung-ujungnya berbagai kegiatan tahun kunjungan wisata untuk pemberdayaan masyarakat agar membuka usaha kreatif, sebab banyak wisatawan yang bermalam di Sumenep tentu saja guna memenuhi kebutuhannya seperti makan, minum dan berbelanja lainnya di Sumenep.” kata Bupati saat melepas Pawai Festival Kuliner Nusantara 2018 di depan Rumah Dinas Bupati setempat.
Bupati berharap dukungan semua elemen masyarakat agar serangkaian kegiatan Tahun Kunjungan Wisata Sumenep 2018, manakala penyelenggaraan kegiatan sukses dan lancar, sangat berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Saya mengajak semua pihak agar mendukung program pemerintah daerah ini, karena bagaimanapun juga kegiatannya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata. Apalagi potensi wisata di Sumenep sangat luar biasa tidak kalah dengan daerah lainnya di Indonesia.” tuturnya.
Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Kegiatan, Ir. Bambang Heriyanto, M.Si mengungkapkan, pihaknya sengaja melibatkan pasukan anti sampah di pawai festival ini untuk menjaga kebersihan Kota Sumenep setelah kegiatan selesai dilaksanakan.
“Kami ingin setelah kegiatan kondisi jalan sepanjang jalan rute pawai tetap bersih dari sampah, sebab pasukan anti sampah mulai dari pelepasan hingga finish langsung membersihkan sampah di jalan.” pungkasnya.
Perlu diketahui, rangkaian kegiatan Festival Kuliner Nusantara diantaranya Pawai Festival, Workshop Soto Khas Sumenep, Famtrip dan City Tour Sumenep dan Pembukaan Bazar dan Festival Kuliner Nusantara. (di/ibn).
Pelaksanaan Pawai Festival Kuliner ini melibatkan 450 orang peserta terdiri dari siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), komunitas sepeda ontel Sumenep, Musik Saronen dan Pasukan Anti Sampah.
Bupati Sumenep, A. Busyro Karim mengatakan, pemerintah daerah memprogramkan berbagai kegiatan di tahun ini, sebagai upaya menarik minat masyarakat luar daerah baik di Indonesia maupun di luar negeri berkunjung ke Kabupaten Sumenep untuk menikmati berbagai seni budaya, kuliner dan pariwisata.
Dengan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumenep diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan membuka peluang usaha di berbagai tempat baik itu di lokasi wisata atau kegiatan lainnya.
“Ujung-ujungnya berbagai kegiatan tahun kunjungan wisata untuk pemberdayaan masyarakat agar membuka usaha kreatif, sebab banyak wisatawan yang bermalam di Sumenep tentu saja guna memenuhi kebutuhannya seperti makan, minum dan berbelanja lainnya di Sumenep.” kata Bupati saat melepas Pawai Festival Kuliner Nusantara 2018 di depan Rumah Dinas Bupati setempat.
Bupati berharap dukungan semua elemen masyarakat agar serangkaian kegiatan Tahun Kunjungan Wisata Sumenep 2018, manakala penyelenggaraan kegiatan sukses dan lancar, sangat berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Saya mengajak semua pihak agar mendukung program pemerintah daerah ini, karena bagaimanapun juga kegiatannya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata. Apalagi potensi wisata di Sumenep sangat luar biasa tidak kalah dengan daerah lainnya di Indonesia.” tuturnya.
Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Kegiatan, Ir. Bambang Heriyanto, M.Si mengungkapkan, pihaknya sengaja melibatkan pasukan anti sampah di pawai festival ini untuk menjaga kebersihan Kota Sumenep setelah kegiatan selesai dilaksanakan.
“Kami ingin setelah kegiatan kondisi jalan sepanjang jalan rute pawai tetap bersih dari sampah, sebab pasukan anti sampah mulai dari pelepasan hingga finish langsung membersihkan sampah di jalan.” pungkasnya.
Perlu diketahui, rangkaian kegiatan Festival Kuliner Nusantara diantaranya Pawai Festival, Workshop Soto Khas Sumenep, Famtrip dan City Tour Sumenep dan Pembukaan Bazar dan Festival Kuliner Nusantara. (di/ibn).

KOMENTAR