Foto: calon gubernur jatim, Gus Ipul. Saat ngopi di Kedai kopi kancah kona
BERITAFAJAR.CO - Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengajak kaum santri untuk wirausaha. Senin, (26/3/2018) malam. di Kedai Kanca Kona Kopi, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Calon orang nomer satu di Jawa Timur itu menyempatkan diri untuk menikmati kopi bersama sejumlah alumni Pondok Pesantren An-Nuqayah Guluk-guluk, termasuk mantan Anggota DPRD Sumenep KH Imam Mawardi, buatan Ikatan Alum An-Nuqayah (IAA).
“Saya suka kopi, tapi tanpa gula. Makanya saya tahu pahitnya kopi,” katanya.
Gus Ipul menyarankan agar pengelolaan Kanca Kona Kopi dikelola secara profesional. Selain itu mendorong agar membuka cabang baru termasuk di Kabupaten lain.
"Saya yakin santri bisa menjadi pengusaha, sehingga saya sangat mendorong para santri harus berwirausaha, salah satu contoh kongkritnya seperti di kedai kopi kanca kona ini" ujarnya.
Sementara KH Imam Mawardi menyampaikan secara lugas perintisan Kanca Kona Kopi. Menurutnya awal berdirinya Kanca Kona Kopi melalui urunan dari Alumni Pondok Pesantren An-Nuqayah dengan modal awal Rp50 ribu.
Beriring waktu kepercayaan dan meningkatnya konsumen, saat ini salah satu santri ada yang rela menghibahkan tanahnya untuk pengembangan bisnis tersebut.
Sebab, meskipun konsepnya ala santri banyak orang diluar santri, termasuk pejabat negara yang menikmati nikmatnya kopi di Kanca Kona Kopi.
“Kapolres (Sumemep) kemarin juga datang ke sini,” katanya dihadapan Gus Ipul.
Selain itu, dirinya secara tegas mendukung Gus Ipul untuk jadi Gubernur Jatim mendatang.
“Semoga Gus Ipul terpilih jadi Gubernur,” doanya (di/ibn)
Calon orang nomer satu di Jawa Timur itu menyempatkan diri untuk menikmati kopi bersama sejumlah alumni Pondok Pesantren An-Nuqayah Guluk-guluk, termasuk mantan Anggota DPRD Sumenep KH Imam Mawardi, buatan Ikatan Alum An-Nuqayah (IAA).
“Saya suka kopi, tapi tanpa gula. Makanya saya tahu pahitnya kopi,” katanya.
Gus Ipul menyarankan agar pengelolaan Kanca Kona Kopi dikelola secara profesional. Selain itu mendorong agar membuka cabang baru termasuk di Kabupaten lain.
"Saya yakin santri bisa menjadi pengusaha, sehingga saya sangat mendorong para santri harus berwirausaha, salah satu contoh kongkritnya seperti di kedai kopi kanca kona ini" ujarnya.
Sementara KH Imam Mawardi menyampaikan secara lugas perintisan Kanca Kona Kopi. Menurutnya awal berdirinya Kanca Kona Kopi melalui urunan dari Alumni Pondok Pesantren An-Nuqayah dengan modal awal Rp50 ribu.
Beriring waktu kepercayaan dan meningkatnya konsumen, saat ini salah satu santri ada yang rela menghibahkan tanahnya untuk pengembangan bisnis tersebut.
Sebab, meskipun konsepnya ala santri banyak orang diluar santri, termasuk pejabat negara yang menikmati nikmatnya kopi di Kanca Kona Kopi.
“Kapolres (Sumemep) kemarin juga datang ke sini,” katanya dihadapan Gus Ipul.
Selain itu, dirinya secara tegas mendukung Gus Ipul untuk jadi Gubernur Jatim mendatang.
“Semoga Gus Ipul terpilih jadi Gubernur,” doanya (di/ibn)

KOMENTAR