Camat Rubaru, Arif Susanto, saat memdatangi tempat ternak lebah madu
BERITAFAJAR.CO - Nurdin Warga Asal Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Madura, Jawa Timur, peternak madu lebah berharap ada perhatian dari pihak pemerintah setempat. Pasalnya, usaha ternak madu yang telah bertahun-tahun digeluti itu, kurang maksimal karena sering kali berpindah-pindah tempat.
"Dalam menggembala lebah, kami itu memggunakan kotak sebagai sarangnya, kotak lebah madu ini sering kami pindah ketempat lain yang banyak tanamannya, terutama yang sudah berbunga sehingga sarinya bisa diserap oleh lebah, karena kalau tidak begitu lebah-lebah itu bisa jadi kabur" katanya. Selasa, (20/2/2018).
Nurdin, yang sudah akrab dengan ribuan lebah dan mampu menaklukkan lebah tanpa harus terkena sengatan, menuturkan, profesi itu telah dijalankannya sejak puluhan tahun. Dia harus berpindah-pindah tempat dari satu daerah ke daerah lain. Setiap perpindahan itu tentunya mengikuti jadwal musim tanaman berbunga. Oleh karena itu, dia juga harus tahu kapan musim tanaman berbunga dan dimana mendapatkannya.
Selama menggembala lebah, dia tidak pernah berlama-lama tinggal di satu tempat. Setiap tempat rata-rata hanya ditinggalinya selama sebulan atau menyesuaikan dengan ketersedian bunga yang akan dikonsumsi lebah-lebahnya itu. Semakin sedikit bunga berarti semakin cepat dia harus pindah.
"sudah bertahun-tahun menggeluti ternak lebah madu dan sudah mempunyai 180 kotak yang berukuran sekitar 40 cm persegi, namun dengan begitu kami tidak bisa memaksimalkan usaha ternak madu, dikarenakan sering pindah-pindah tempat sehingga pihaknya berharap kepada pemerintah supaya ada kebun bunga di desa Banasare" tuturnya.
Beternak lebah bukan berarti tidak mengenal masa paceklik. Nurdin menjelaskan, masa paceklik lebah bisa mencapai 5 hingga 7 bulan dalam setiap tahun.
"Masa paceklik ini berarti lebah tidak begitu produktif menghasilkan madu karena tidak ada bunga yang bisa diisap sarinya". Jelasnya.
Sementara Camat Rubaru, Arif Susanto mengaprisiasi terhadap peternak lebah madu yang digeluti oleh Nurdin, karena ternak lebah madu berpotensi dalam perekonomian, sehingga jika ada binaan khusus sangat memungkinkan akan menjadi lapangan kerja untuk warga rubaru.
"Saya akan berusaha untuk mewujudkan kebutuhan peternak lebah, karena lebah membutuhkan intisari bunga dari bunga, untuk memaksimalkan ternak lebah madu perlu adanya kebun bunga dan agar ini segera terwujud, dalam waktu dekat saya akan mempertemukan Nurdin bersama Kades dengan melibatkan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura" Tegas, Arif, kepada awak media. (ibn/adi).
"Dalam menggembala lebah, kami itu memggunakan kotak sebagai sarangnya, kotak lebah madu ini sering kami pindah ketempat lain yang banyak tanamannya, terutama yang sudah berbunga sehingga sarinya bisa diserap oleh lebah, karena kalau tidak begitu lebah-lebah itu bisa jadi kabur" katanya. Selasa, (20/2/2018).
Nurdin, yang sudah akrab dengan ribuan lebah dan mampu menaklukkan lebah tanpa harus terkena sengatan, menuturkan, profesi itu telah dijalankannya sejak puluhan tahun. Dia harus berpindah-pindah tempat dari satu daerah ke daerah lain. Setiap perpindahan itu tentunya mengikuti jadwal musim tanaman berbunga. Oleh karena itu, dia juga harus tahu kapan musim tanaman berbunga dan dimana mendapatkannya.
Selama menggembala lebah, dia tidak pernah berlama-lama tinggal di satu tempat. Setiap tempat rata-rata hanya ditinggalinya selama sebulan atau menyesuaikan dengan ketersedian bunga yang akan dikonsumsi lebah-lebahnya itu. Semakin sedikit bunga berarti semakin cepat dia harus pindah.
"sudah bertahun-tahun menggeluti ternak lebah madu dan sudah mempunyai 180 kotak yang berukuran sekitar 40 cm persegi, namun dengan begitu kami tidak bisa memaksimalkan usaha ternak madu, dikarenakan sering pindah-pindah tempat sehingga pihaknya berharap kepada pemerintah supaya ada kebun bunga di desa Banasare" tuturnya.
Beternak lebah bukan berarti tidak mengenal masa paceklik. Nurdin menjelaskan, masa paceklik lebah bisa mencapai 5 hingga 7 bulan dalam setiap tahun.
"Masa paceklik ini berarti lebah tidak begitu produktif menghasilkan madu karena tidak ada bunga yang bisa diisap sarinya". Jelasnya.
Sementara Camat Rubaru, Arif Susanto mengaprisiasi terhadap peternak lebah madu yang digeluti oleh Nurdin, karena ternak lebah madu berpotensi dalam perekonomian, sehingga jika ada binaan khusus sangat memungkinkan akan menjadi lapangan kerja untuk warga rubaru.
"Saya akan berusaha untuk mewujudkan kebutuhan peternak lebah, karena lebah membutuhkan intisari bunga dari bunga, untuk memaksimalkan ternak lebah madu perlu adanya kebun bunga dan agar ini segera terwujud, dalam waktu dekat saya akan mempertemukan Nurdin bersama Kades dengan melibatkan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura" Tegas, Arif, kepada awak media. (ibn/adi).

KOMENTAR