Situasi dirumah korban, sebelum dikuburkan
BERITAFAJAR.CO - Nasib naas menimpa diri Serlis Jalila, (9) Dusun Karang Anyar, Desa Budi, Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pelajar sekolah dasar (SD) meninggal dunia karena tersengat sitrum listrik saat mengecas Hp. Selasa, (9/1/2018).
Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP. Abd. Mukid mengatakan, Sekitar jam 11.00, ibu korban Sari Wulandari, yang baru pulang kerja berteriak minta tolong, mendapati anaknya yang bergeletak didekat colokan listrik dalam keadaan tidak sadarkan diri dalam kamarnya.
"Pada saat itu datang Syaifu Islam dan Moh. Rahman, karena melihat kondisi anaknya yang membutuhkan bantuan, mereka langsung membawa korban ke RSUD Moh. Anwar sumenep, namun naas nyawa koraban tidak bisa diselematkan, karena korban dinyatakan telah meninggal dunia" ujar. Mukid.
korban meninggal diduga karena disengat sitrum listrik, saat mengecas handphone, terbukti didekat korban ada sebuah Charger HP warna Hitam dengan kabel warna putih panjang kurang lebih 70 Cm. Lanjut, Abd. Mukid.
"Ditemukan dalam diri korban mengalami luka bakar pada bagian dada" jelasnya.
Dalam peristiwa ini pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan pemeriksaan secara outposi.
"Pihak keluarga telah membuat Surat pernyataan dan telah membawa korban pulang kerumahnya" pungkasnya. (Ibn/adi).
Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP. Abd. Mukid mengatakan, Sekitar jam 11.00, ibu korban Sari Wulandari, yang baru pulang kerja berteriak minta tolong, mendapati anaknya yang bergeletak didekat colokan listrik dalam keadaan tidak sadarkan diri dalam kamarnya.
"Pada saat itu datang Syaifu Islam dan Moh. Rahman, karena melihat kondisi anaknya yang membutuhkan bantuan, mereka langsung membawa korban ke RSUD Moh. Anwar sumenep, namun naas nyawa koraban tidak bisa diselematkan, karena korban dinyatakan telah meninggal dunia" ujar. Mukid.
korban meninggal diduga karena disengat sitrum listrik, saat mengecas handphone, terbukti didekat korban ada sebuah Charger HP warna Hitam dengan kabel warna putih panjang kurang lebih 70 Cm. Lanjut, Abd. Mukid.
"Ditemukan dalam diri korban mengalami luka bakar pada bagian dada" jelasnya.
Dalam peristiwa ini pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan pemeriksaan secara outposi.
"Pihak keluarga telah membuat Surat pernyataan dan telah membawa korban pulang kerumahnya" pungkasnya. (Ibn/adi).

KOMENTAR