BERITAFAJAR.CO - Kubu Raya, Pasak ( NU Khatulistiwa ) PR GP Ansor Pasak Ngaji Keaswajaan & Kebangsaan bersama KH. Hanafi Kholil ( An...
BERITAFAJAR.CO - Kubu Raya, Pasak ( NU Khatulistiwa ) PR GP Ansor Pasak Ngaji Keaswajaan & Kebangsaan bersama KH. Hanafi Kholil ( Anggota DPRD Kuburaya ) mengajak umat Islam Indonesia, bahkan dunia untuk merapatkan barisan meneguhkan Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) sebagai penjaga perdamaian dan NKRI.
Inisiator PR GP Ansor Pasak Ngaji keaswajaan dan kebangsaan, KH. Hanafi Kholil mengatakan sebagai umat Islam terbesar di dunia, Aswajah mampu menjaga kedamaian jangan sampai umat ini di pecah belah oleh paham radikalisme GP Ansor inilah garda terdepan untuk menagkis paham ajaran yang mengatas namakan Khalifah Jl. Pasak ( 16/12/2017 ).
Indonesia patut bersyukur dikaruniai perdamaian, bebas beribadah, dan tidak mudah terpecah belah. Prestasi ini tak terlepas dari jerih payah para kiai ini berkat pendiri NU ( Kiyai Hasyim Asari ) sebagai rumah besar kita yang mengayomi umat yang ada di Negara Ini yang berlandasan, manhaps imam safiin.
"Ahlusunah Waljamaah Ini mengajarkan keyakinan dari ulama dan guru maulid nabi muhammad saw, zikir dan siaroh NU dan Muhammadiyah yang mengajarkan maulid,zikir,dan siaroh itu tidak di yakini tapi perbedaan itulah membuat islam yang ada diindonesia berbeda dari negara islam didunia, tapi dari satu kesatuan untuk menegakkan keutuhan NKRI. Tegasnya
KH. Kholil menegaskan perjuangan hari ini adalah perjuangan meneruskan cita cita perjuangan keagamaan para ulama kemudian masuk dalam sendi sendi kehidupan islam yang mengajarkan perdamaian, kebudayaan serta sosial kemasyarakatan bahkan sekarang media masa sudah mengrogoti umat islam khsusnya Ansor dan banser yang dikatakan kremanisasi ulama maka hal jadikan Perjuangan tindak lanjut dari seluruh rangkaian dari perjuangan Aswaja.” ungkapnya
"Ini muncul gerakan keagamaan yang tidak sesuai dengan ajaran Aswaja wahabi yang tidak mau bersholawat kepada baginda rasullah misalnya maulid nabi yang dikatakan ba'ah oleh keyakinan wahabi tapi kita selaku Ahlusunah Waljamaah harus mengagungkan nama baginda nabi muhammad saw agar kelak bisa mendapatkan syafaatnya
“Namun, gerakan itu jangan dimusuhi. Ajak mereka berdamai,” katanya dan menyerukan mereka yang terlibat gerakan radikalisme kembali ke Aswaja. “ inilah tugas GP Ansor" katanya.
Pegajian kali ini dihadiri oleh Majlis taklim Se Desa pasak serta tokoh ulama se pasak, ini merupakan gebrakan yang di lakukan PR GP Ansor pasak agar bisa memberikan pandangan kepada maayarakat luas, undagan yang dihadiri 590 orang yang bersama sama mengikuti Ngaji Keaswajaan dan kebangsaan, serta tidak ketinggalan di hibur oleh majlis sholawat Al Ihsan. ( Jo)
Inisiator PR GP Ansor Pasak Ngaji keaswajaan dan kebangsaan, KH. Hanafi Kholil mengatakan sebagai umat Islam terbesar di dunia, Aswajah mampu menjaga kedamaian jangan sampai umat ini di pecah belah oleh paham radikalisme GP Ansor inilah garda terdepan untuk menagkis paham ajaran yang mengatas namakan Khalifah Jl. Pasak ( 16/12/2017 ).
Indonesia patut bersyukur dikaruniai perdamaian, bebas beribadah, dan tidak mudah terpecah belah. Prestasi ini tak terlepas dari jerih payah para kiai ini berkat pendiri NU ( Kiyai Hasyim Asari ) sebagai rumah besar kita yang mengayomi umat yang ada di Negara Ini yang berlandasan, manhaps imam safiin.
"Ahlusunah Waljamaah Ini mengajarkan keyakinan dari ulama dan guru maulid nabi muhammad saw, zikir dan siaroh NU dan Muhammadiyah yang mengajarkan maulid,zikir,dan siaroh itu tidak di yakini tapi perbedaan itulah membuat islam yang ada diindonesia berbeda dari negara islam didunia, tapi dari satu kesatuan untuk menegakkan keutuhan NKRI. Tegasnya
KH. Kholil menegaskan perjuangan hari ini adalah perjuangan meneruskan cita cita perjuangan keagamaan para ulama kemudian masuk dalam sendi sendi kehidupan islam yang mengajarkan perdamaian, kebudayaan serta sosial kemasyarakatan bahkan sekarang media masa sudah mengrogoti umat islam khsusnya Ansor dan banser yang dikatakan kremanisasi ulama maka hal jadikan Perjuangan tindak lanjut dari seluruh rangkaian dari perjuangan Aswaja.” ungkapnya
"Ini muncul gerakan keagamaan yang tidak sesuai dengan ajaran Aswaja wahabi yang tidak mau bersholawat kepada baginda rasullah misalnya maulid nabi yang dikatakan ba'ah oleh keyakinan wahabi tapi kita selaku Ahlusunah Waljamaah harus mengagungkan nama baginda nabi muhammad saw agar kelak bisa mendapatkan syafaatnya
“Namun, gerakan itu jangan dimusuhi. Ajak mereka berdamai,” katanya dan menyerukan mereka yang terlibat gerakan radikalisme kembali ke Aswaja. “ inilah tugas GP Ansor" katanya.
Pegajian kali ini dihadiri oleh Majlis taklim Se Desa pasak serta tokoh ulama se pasak, ini merupakan gebrakan yang di lakukan PR GP Ansor pasak agar bisa memberikan pandangan kepada maayarakat luas, undagan yang dihadiri 590 orang yang bersama sama mengikuti Ngaji Keaswajaan dan kebangsaan, serta tidak ketinggalan di hibur oleh majlis sholawat Al Ihsan. ( Jo)

KOMENTAR