BERITAFAJAR.CO - Pendidikan merupakan sesuatu yang amat penting dalam kehidupan. Maka, sudah tidak ada alasan lagi, bagi warga Desa Duko...
BERITAFAJAR.CO - Pendidikan
merupakan sesuatu yang amat penting dalam kehidupan. Maka, sudah tidak ada
alasan lagi, bagi warga Desa Duko, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura,
Jawa Timur, untuk tidak dapat mengenyam pendidikan.
Kepala Desa Duko, Abd Munif
mengatakan, semua masyarakat berhak mendapatkan dan mengenyam pendidikan layak.
Perjuangan agar masyarakat sadar terhadap pentingnya pendidikan, bukan mudah
tetapi tapi butuh kesabaran dan pengubaran baik fisik maupun fisikis.
”Beberapa tahun silam, kami
sangat prihatin dengan kondisi desa kami ini. Bisa dibayangkan, ada dalam satu
dusun, hanya terdapat dua orang yang lulus Sekolah Dasar (SD). Kala itu,
masyarakat mungkin menganggap pendidikan tidak begitu penting,” tegas alumni
Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk ini.
Berangkat dari fakta itu,
dirinya berupaya dengan memberikan penyadaran dalam setiap kali pertemuan
dengan masyarakat, bahwa pendidikan sangat penting. Salah satu caranya, adalah
dengan mendirikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bersama dengan masyarakat
sekitar.
”Barangkali berkat perjuangan
tiada henti ini, sekarang masyarakat sudah lebih dari 80 persen di Desa Duko
telah lulus sekolah dasar. Disusul dengan lulus SMP, SMA dan Perguruan Tinggi
(PT). Bahkan, sudah ada yang telah lulus S2,” jelas Abd Munif.
Sebagai kepala desa, lanjutnya,
akan tetap dan terus berjuang untuk memberikan penyadaran betapa pentingnya
pendidikan. Sebab, pendidikan merupakan segala bidang penghidupan, dalam
memilih dan membina hidup yang baik.
”Masyarakat desa maju, tentu menjadi
cita-cita yang ingin dicapai oleh setiap aparatur desa. Makanya, sudah menjadi
suatu rahasia umum bahwa maju atau tidaknya suatu desa dipengaruhi oleh faktor
pendidikan,” terangnya.
Memang, lanjut Munif,
infrastruktur jalan juga sangat dibutuhkan. Makanya, infrastruktur jalan hampir
80 persen sudah dilakukan perbaikan agar dapat menunjang kemajuan pendidikan di
tingkat desa.
”Kami sangat yakin, terhadap pentingnya
pendidikan. Makanya, para tokoh bangsa selalu mengatakan, suatu bangsa dapat
diukur dari sisi pendidikan. Apakah bangsa itu maju atau mundur, diketahui dari
Pendidikan,” imbuhnya.
Pendidikan yang maju akan
melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas baik dari segi spritual,
intelegensi dan skill dan pendidikan yang mapan dan mempuni. Jika output dari
proses pendidikan ini gagal maka sulit dibayangkan bagaimana dapat mencapai
kemajuan suatu daerah.
Hingga kini, Desa Duko telah
berdiri beberapa lembaga pendidikan. Tercatat, terdapat empat sekolah dasar negeri,
tiga Madrasah Ibtidaiyah (MI). Bahkan, di beberapa kampung (dusun) telah
berdiri lembaga-lembaga diniyah. (TIN)

KOMENTAR