Seorang petani ditemukan tewas bersimbah darah. (Foto Ahmadi / Berita Fajar)
BERITAFAJAR.CO - Sejumlah warga Dusun Taroman, Desa Batang-batang Daya, Sumenep, Madura, Jawa Timur dikejutkan penemuan mayat, Kamis, (30/112017).
Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki itu detemukan tergeletak tidak bernyawa oleh warga sekitar pukul 05.00 WIB. Pria yang diketahui bernama Tasan warga Kecamatan Batang-batang itu diduga korban pembunuhan.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, sebelum meninggal dunia korban pamit kepada keluarganya untuk menghadiri perkumpulan yang rutin diikuti setiap malam Kamis. Namun, korban yang mestinya tiba di rumahnya, namun tidak kunjung datang.
Pihak keluarga dan anak serta menantu korban berusaha mencari tahu. Tetapi tidak mendapat kepastian informasi kemana korban pergi, hingga larut malam tidak pulang.
Peristiwa itu dibenarkan oleh Kepala Desa Batang-Batang Daya, Sumenep, Siti Naisah. "Pagi-pagi saya mendapat laporan kalau ada warga yang ditemukan meninggal dunia di tegalan dengan kondisi tidak wajar,” katanya.
Menurutnya, semasa hidupnya Tasan dikenal sebagai petani dan orangnya pendiam. Bahkan tidak pernah didengar ada hal yang aneh atau ada persoalan dalam kesehariannya. "Korban hanya petani biasa yang hidup sama istri dan anak serta menantunya,” tutur Naisah.
Saat ini petugas kepolisian telah berada di tempat kejadian, dan petugas kepolisian sudah di tempat kejadian perkara dan diberi garis polis.
"Kapolsek Batang-batang dan anak buah masih di TKP," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi. (di/ibn)
Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki itu detemukan tergeletak tidak bernyawa oleh warga sekitar pukul 05.00 WIB. Pria yang diketahui bernama Tasan warga Kecamatan Batang-batang itu diduga korban pembunuhan.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, sebelum meninggal dunia korban pamit kepada keluarganya untuk menghadiri perkumpulan yang rutin diikuti setiap malam Kamis. Namun, korban yang mestinya tiba di rumahnya, namun tidak kunjung datang.
Pihak keluarga dan anak serta menantu korban berusaha mencari tahu. Tetapi tidak mendapat kepastian informasi kemana korban pergi, hingga larut malam tidak pulang.
Peristiwa itu dibenarkan oleh Kepala Desa Batang-Batang Daya, Sumenep, Siti Naisah. "Pagi-pagi saya mendapat laporan kalau ada warga yang ditemukan meninggal dunia di tegalan dengan kondisi tidak wajar,” katanya.
Menurutnya, semasa hidupnya Tasan dikenal sebagai petani dan orangnya pendiam. Bahkan tidak pernah didengar ada hal yang aneh atau ada persoalan dalam kesehariannya. "Korban hanya petani biasa yang hidup sama istri dan anak serta menantunya,” tutur Naisah.
Saat ini petugas kepolisian telah berada di tempat kejadian, dan petugas kepolisian sudah di tempat kejadian perkara dan diberi garis polis.
"Kapolsek Batang-batang dan anak buah masih di TKP," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi. (di/ibn)

KOMENTAR