Diklat di salah satu aula di Kantor Kemenag Sumenep (Foto Ahmadi/Berita Fajar)
BERITAFAJAR.CO - Mengaku anggota DPR-RI, Ketua Dewan Pembina, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Maju Indonesiaku, Agung Sasongko
menggelar Diklat yang bertajuk Revolusi Pendidikan untuk Mewujudkan Perbaikan ber-Bangsa
dan ber-Negara di Aula Al Ikhlas Kemenag Sumenep, Madura, Jawa Timur.
(7/8/2017).
"Saya anggota DPR RI, ini tugas negara. Saya sebagai aktivis
pembuat lembaga, ikut serta mencerdaskan kehidupan masyarakat dan negara,"
jelas Agung Sasongko.
Acara yang direncanakan akan digelar selama dua hari terhitung mulai hari ini, diikuti oleh puluhan Pegawai
Negri Sipil (PNS) sertifikasi dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, dan Sasarannya sebanyak 150 peserta.
Setiap peserta dipungut biaya sebesar Rp350 ribu.
"Untuk peserta ada (kontribusi), kan ada aturannya, sebanyak
5 persen dari dana sertifikasi itu untuk meningkatkan mutu yang bersangkutan. Itu ada inpresnya," kata Agung.
Agung Sasongko mengklaim acara pelatihan yang melibatkan puluhan
guru PNS sertifikasi di bawah naungan Kementrian Agama (Kemanag) Sumenep itu berdasarkan
MoU dengan pihak Kemenag.
"Ya, kalau menggunakan fasilitas di sini (Kemenag) ya berarti kerjasama, tapi yang punya kerja
lembagaku," katanya.
Semenatara, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kankemenag)
Sumenep, H. Moh Bakri mengaku menulak kerjasama dengan Lembaga Pendidikan dan
Palatihan (LPP) Maju Indonesiaku terkait pelaksanaan diklat Revolusi Mental
dalam Pendidikan yang digelar selama dua hari di Aula Al Ikhlas Kemenag Sumenep
itu.
"Kemarin memang pernah minta kerjasama dengan saya,
tidak mau. Saya dari unsur pemerintah dia (LPP Maju Indonesiaku) swasta.
Sepertinya Dinas Pendidikan juga tidak mau juga," ucapnya.
Kendati demikian, pihaknya merestui adanya kegiatan
tersebut meskipun Kemenag tidak termasuk penyelenggara.
"Kalau memang pengembagan
wawasan diri, itu tidak persoalan. Saya cuma
diberi tembusan karena pesertanya dari guru dibawah kemenag," ungkapnya.
Anehnya, meski tidak
mengakui bahwa ada kerjasama dengan pihak Kemenag, pihak Kemanag sendiri memfasilitasi tempat. Bahkan, Kankemenag H Moh Bakri
juga memberikan sambutan dalam kegiatan
tersebut. (di/ibn)

KOMENTAR