Nur Fitriana Busyro Karim dalam Rapat Konsultasi di Pendopo Kecamatan Rubaru. (foto Ibnu Toha / Berita Fajar)
BERITAFAJAR.CO - Kecamatan Rubaru, merupakan
salah satu kecamatan yang tidak terlalu jauh dari lintas perkotaan di Kabupaten
Sumenep, Madura, Jawa Timur. Wilayah tersebut, terdiri dari 11 desa dan 37
dusun yang dikenal sebagai daerah pegunungan dengan kesuburan yang cukup tinggi.
”Rubaru dapat dikenal sebagai
kecamatan agropolitan. Kecamatan pertanian yang tumbuh dan berkembang karena
berjalannya sistem dan usaha agrobisnis,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK
Kecamatan Rubaru, Siti Irmaniyah, dalam rapat Konsultasi Tim Penggerak PKK Kabuapten
dengan Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kab Sumenep, di Pendopo Kecamatan Rubaru,
Senin (24/7/2017).
Menurutnya, Kecamatan rubaru
termasuk penghasil tanaman yang cukup besar di Kabupaten Sumenep, terutama
sebagian besar pendudduknya sebagai petani. Kondisi ini dibuktikan dengan hasil
pertanian yang cukup besar.
”Dalam pengembangannya, dibutuhkan
tangan-tangan dingin dari ibu-ibu Tim Penggerak PKK se Kecamatan Ruburu untuk
mengembangkan produk unggulan di bidang pertanian tersebut,” imbuhnya.
Dikatakan, bannyak produk
unggulan yang berhasil dikembangkan oleh tim Penggerak PKK Kecamatan Rubaru dengan memanfaatkan hasil
pertanian dari masyarakat. Semua itu, lanjutnya, menjadi motivasi dan semangat
PKK Rubaru dalam berinovasi sesuai dengan harapan masyarakat.
”Salah satu pertanian yang
menjadi perhatian khusus dari kementerian pertanian RI variatas khusus, pada
tahun 2011, adalah bawang merah variatas dari Rubaru. Untuk meningkatkan nilai
jual bawang merah, dijadikan bawang merah gureng,” terangnya.
.
Sementara itu, Ketua TP PKK
Kabupaten Sumenep Nurfitriyana Busyro Karim mengatakan, sedikitnya ada 5 tata
tertib dalam mewujudkan program PKK. Pertama, tertib UUD. Kedua, tertib
kelembagaan. Ketiga, tertib kegiatan. Keempat, tertib anggaran. Kelima, tertib
administrasi.
”Terkait produk yang
dihasilkan PKK se-Sumenep, utamanaya dalam bidang kemasan. Sebab, kemasan
sangat menentukan harga jual. Saya harap PKK dapat mengemas produk sehingga
nilai jual akan lebih naik,” jelasnya. (timesmadura.com)

KOMENTAR