Gedung SMA PGR Sumenep dipangkas akibat ganggu lalin pesawat. (Foto Ahmadi / Berita Fajar)
BERITAFAJAR.CO - Salah satu gedung lantai II SMA PGRI di Desa Pabian
Kecamatan Kota Sumenep, dilakukan pengeprasan. Sebab, sekolah yang berada diujung
runway landasan pacu sebelah barat
Bandar Udara Trunojoyo Sumenep dinilai mengganggu lalu lintas pesawat.
Beberapa tukang bangunan
telihat sudah
merobohkan bangunan lantai dua tersebut.
Karena selama ini, pesawat yang hendak lending kesulitan akibat bangunan
tersebut sangat dekat dengan lokasi bandara.
Kepala
Unit Penyelenggara Bandara Trunojoyo Sumenep, Wahyu
Siswoyo menuturkan, sudah menjadi
keharusan bangunan
lantai II SMA PGRI harus dikepras. Alasannya, pesawat jenis ATR 72 sangat kesulitan saat mau lending.
”Keberadaan bangunan tersebut tepat
berada di titik ujung runway bandara
dengan ketinggian
melebihi dari batas yang dibolehkan,”
ujar Kepala UPT Bandara Trunojoyo, Wahyu Siswoyo.
selain
mengepras bangunan itu, pihak bandara juga sudah
melakukan penebangan beberapa pohon yang
dimungkinkan dapat mengganggu lalu lintas pesawat di sekitar bandara.
Sementara itu, maskapai yang akan
melakukan uji coba penerbangan, Sabtu (5/8/2017) mendatang, yakni Wing Air dengan Pesawat Jenis ATR 72, dengan rute Sumenep-Surabaya. (TIMESMadura)
KOMENTAR