Polisi patroli ke lahan pegaraman di Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget Sumenep.
Salah seorang petani garam, Matrawi mengaku, seringkali tetangganya
saat pagi hari kehilangan garam. Bahkan, tumpukan garam terkadang cuma tinggal separuh. Bukan hanya itu, garam yang sudah dikarungi juga
raib dicuri.
”Karena selalu ada kejadian
begitu, saya bersama petani garam lainnya berinisiatif meronda menjaga garam agar tidak dicuri oleh pencuri,” ujarnya, Kamis (27/.
Kasi
Humas Polsek Kalianget, Aiptu Slamet Riadi mengatakan, akan terus mengintensifkan patroli ke
wilayah lahan pegaraman di desa karanganyar dan pinggir papas Kecamatan
Kalianget, sambil dibantu warga petani garam.
”Polisi mendatangi lahan-lahan
garam yang sudah panen untuk memastikan garam petani aman tidak dicuri maling,” terangnya.
Dijelaskan, peningkatan patroli ke
lahan garam akibat banyak keluhan masyarakat petani garam yang selalu
kehilangan garam. Itu diduga karena garam sedang langka dan harganya melambung tinggi.
Jika biasanya perton hanya 4 ratus
ribu, kini garam ditingkatan petani sudah
mencapai Rp 5,5 juta. (TIMESMadura)
KOMENTAR