Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini (foto republika)
BERITAFAJAR.co
- Sekretaris
Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini mengatakan,
pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak Istana terkait kebijakan Full Day
School (FDS) yang akan diterapkan oleh Kementerian Pendiddikan dan Kebudayaan
(Kemendikbud). Pasalnya, sistem pengajaran pendidikan keagamaan sejauh ini
sudah berlangsung dengan baik.
”Sejak kemarin saya sudah
berkomunikasi dengan Istana, terkait FDS. Kita sampaikan hal-hal yang menjadi
keberatan kita, mengingat sistem pengajaran pendidikan keagamaan (Madin) yang
selama ini telah berlangsung," ujarnya, Rabu (14/6/2017).
Berdasarkan informasi terbaru, Helmy pun memastikan bahwa
Presiden Joko Widodo saat ini telah meminta Mendikbud Muhadjir Effendy untuk
membatalkan kebijakan sekolah lima hari dan delapan jam tersebut.
"Alhamdulillah, baru saja mendapat kepastian
informasi dari Menseskab Pramono Anung, yang sudah berkomunikasi dengan
Presiden Jokowi. Presiden RI Jokowi telah meminta Mendikbud untuk membatalkan
FDS," katanya.
Kendati demikian, Helmy mengajak kepada masyarakat untuk
tetap menunggu pengumuman resmi dari Mendikbid tentang pembatalan FDS tersebut.
"Terimakasih atas ikhtiar dan doa semuanya. Demikian,
semoga bermanfaat," ucapnya
mengakhiri. (republika)

KOMENTAR