Ratusan anak yatim setelah menerima santunan di Masjid Jamik Rubaru. (foto Ibn Toha Berita Fajar)
BERITAFAJAR.CO - Ratusan anak
yatim se Kecamatan Rubaru, mendapatkan bingkisan dan santunan dari MWC NU, BMT
NU dan Forum Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Rubaru di Masjid Jamik
Kecamatan Rubaru, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Berdasarkan data, Selasa
(20/6/2017), sebanyak 104 anak yatim dan kaum dhu’afa mendapatkan santunan dari
lembaga-lembaga pemberi santunan tersebut. Selain mendapatkan uang saku, mereka
juga menerima bingkisan berupa makanan ringan.
Salah satu anak yatim, Moh
Irfan mengaku sangat senang sekali mendapatkan santunan. Dia mengaku ternyata
masih banyak yang peduli terhadap dirinya meski telah ditinggalkan orang
ayahnya sejak masih berumur tiga bulan.
”Alhamdulillah, senang
sekali. Terima kasih dan terima kasih,” ujarnya.
Sekretaris Pantia Pemberian
Santunan Anak Yatim, Abdurrahman mengatakan, pelaksanakan pemberian santunan
ini akan terus dilakukan. Sebab, anak yatim dan kaum dhuafa merupakan tanggung
jawab dari umat muslim yang lebih mampu.
”Kami berharap, dengan
kegiatan ini akan semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap anak yatim.
Terutama di wilayah Kecamatan Rubaru,” ujar Abdurrahman yang juga Sekretaris
MWC NU Rubaru.
Sekedar diketahui, sebelum panitia
memberikan santunan, terlihat derai air mata dari orang tua perempuan anak
yatim. Bahkan, ada salah satu orang tua anak yatim, menangis sesegukan hingga terlihat
mata memerah. Perempuan yang tidak diketahui identitasnya itu, hanya terus
mengelus anaknya yang duduk di depannya, diperkirakan masih berumur 7 tahunan.
Isak tangis semakin
terdengar, bahkan dari semua yang hadir, ketika salah satu dari anak yatim
diminta untuk membacakan doa. Doa anak yatim membuat hadirin tidak tahan
meneteskan air mata. Karena doa anak yatim maqbul.
Hadir dari dalam pemberian
Santunan tersebut, Camat Rubaru Arif Susanto, Kapolsek Rubaru Iptu Irianto,
Danramil Rubaru, Sekretaris MWC NU Rubaru Aburrahman, Kepala BMT NU Rubaru
Harun Al-Rasyid dan seluruh pejabat dari instansi terkait. (di/ibn)


KOMENTAR