BERITAFAJAR.co - Blusukan jelang bulan suci ramadhan dengan dalih meninjau langsung harga di Pasar, nampaknya menjadi senjata ampuh ba...
BERITAFAJAR.co - Blusukan jelang bulan suci ramadhan dengan
dalih meninjau langsung harga di Pasar, nampaknya menjadi senjata ampuh bagi
para wakil rakyat memperoleh simpati rakyat.
Nampaknya, gaya blusukan juga dilakoni anggota DPR
RI komisi I dari partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf yang
datang ke Pasar tradisional terbesar di ujung timur pulau Madura ini, di Pasar
Anom Sumenep, melihat langsung kondisi pasar yang baru diresmikan beberapa
bulan lalu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
Selain membeli beberapa bahan sembako, ia sempat menyinggung
sembrawutnya penataan pasar dan akses jalan yang sempit.
"Saya sebagai wakil rakyat asal Jawa Timur ingin
melihat secara langsung bagaimana kondisi pasar tradisional Sumenep, nampaknya
penataan pedagang memang cukup sembrawut, akses jalannya pun terlalu
sempit," paparnya.
Namun, selain meninjau langsung kondisi pasar, politisi
partai berlambang mercy ini nampaknya memiliki misi lain, yakni menyapa warga
Sumenep jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 mendatang.
Kalau untuk Pilgub Jatim itu urusan partai, partai Demokrat
sendiri belum menentukan figur untuk diusung, karena harus melihat survei dulu.
"Kalau untuk pemilihan Gubernur itu kan urusan rakyat,
dan rakyatlah yang akan menentukan pilihan, jadi kita lihat hasil survei dulu
lah," ujarnya malu-malu kepada awak media.
Kendati demikian, disela wawancara dirinya tak tanggung
untuk meminta dukungan dan doa restunya. karena menjadi kepala daerah itu
amanah, bukan jabatan.
"Kalau saya sendiri nunggu hasil survei, kalau
surveinya bagus, berarti diinginkan masyarakat," imbuh dia.
Disinggung apakah blusukan ini bagian dari sosialisasi ke
masyarakat, ia berkilah kedatangannya ke pasar tradisional sudah menjadi
kebiasaan.
"Oh tidak lah, kita ke pasar tradisional sudah
biasa," tukasnya mengakhiri. (*).
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha

KOMENTAR