BERITAFAJAR.c o - Kabar duka kembali menyelimuti DPRD Sumenep dan keluarga besar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (P...
BERITAFAJAR.co - Kabar duka kembali menyelimuti DPRD Sumenep dan keluarga besar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sumenep. Sebab, Nuriana, politisi PPP meninggal dunia, Jumat (3/2/2017).
Nuriana merupakan anggota DPRD Sumenep yang baru dilantik 22 Agustus 2016 lalu. Ia menggantikan Ahmadi, Anggota Komisi III DPRD Sumenep yang sebelumnya juga meninggal dunia. Pada pemilu 2014 lalu keduanya sama-sama menjadi Calon Anggota Legislatif (caleg) PPP di Dapil I yang meliputi Kecamatan Kota Sumenep, Kecamatan Kalianget, Kecamatan Batuan, Kecamatan Manding dan Kecamatan Talango.
Saat itu, Ahmadi keluar sebagai peraih suara terbanyak dan dilantik menjadi anggota legislatif. Namun setelah kurang lebih 1 tahun 5 bulan berjalan, ia meninggal dunia dan digantikan oleh Nuriana yang perolehan suaranya satu tingkat di bawahnya.
Nuriana meninggal setelah dirawat selama kurang lebih 4 hari di RSUD Moh. Anwar Sumenep. Informasinya, Nuariana menderita penyakit kencing manis sejak lama.
”Dia memang menderita penyakit kecing manis sejak dulu dan sudah bolak-balik rumah sakit. Bahkan pernah di rawat di RSAL Surabaya. Sakit terakhir kali ini di rumah sakit Sumenep,” ujar Sukri, salah satu politisi PPP Sumenep. (*)
Pewarta : Ibnu Toha
Nuriana merupakan anggota DPRD Sumenep yang baru dilantik 22 Agustus 2016 lalu. Ia menggantikan Ahmadi, Anggota Komisi III DPRD Sumenep yang sebelumnya juga meninggal dunia. Pada pemilu 2014 lalu keduanya sama-sama menjadi Calon Anggota Legislatif (caleg) PPP di Dapil I yang meliputi Kecamatan Kota Sumenep, Kecamatan Kalianget, Kecamatan Batuan, Kecamatan Manding dan Kecamatan Talango.
Saat itu, Ahmadi keluar sebagai peraih suara terbanyak dan dilantik menjadi anggota legislatif. Namun setelah kurang lebih 1 tahun 5 bulan berjalan, ia meninggal dunia dan digantikan oleh Nuriana yang perolehan suaranya satu tingkat di bawahnya.
Nuriana meninggal setelah dirawat selama kurang lebih 4 hari di RSUD Moh. Anwar Sumenep. Informasinya, Nuariana menderita penyakit kencing manis sejak lama.
”Dia memang menderita penyakit kecing manis sejak dulu dan sudah bolak-balik rumah sakit. Bahkan pernah di rawat di RSAL Surabaya. Sakit terakhir kali ini di rumah sakit Sumenep,” ujar Sukri, salah satu politisi PPP Sumenep. (*)
Pewarta : Ibnu Toha
KOMENTAR