BERITAFAJAR.co - Penghuni gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur, di gegerkan robohnya tower pemancar S3T...
BERITAFAJAR.co - Penghuni gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur, di gegerkan robohnya tower pemancar S3TV, Selasa, (7/2/2017). Tower setinggi 54 meter di area gedung DPRD sudah lama tidak difungsikan dan tiba-tiba roboh.
Robohnya tower itu, mengangagetkan seluruh penghuni di gedung DPRD. Bahkan, puluhan warga yang tengah melakukan aksi demonstrasi, berhamburan dari ruang lantai II DPRD Sumenep. Sejumlah wartawan di luar gedung, ikut berhamburan karena khawatir terkana robohnya tower itu.
BACA JUGA :
Gus Ipul : Saatnya NU Tenang
Pesan Kebangsaan Pesantren Tebuireng: Jangan Pertentangkan Islam dan Keindonesiaan
Memprihatinkan, SDN di Sumenep ini Hanya Tinggal Tiga Siswa Aktif
Tower yang sudah karatan itu, tiba-tiba roboh ketika terjadi angin kencang. Ketika roboh, menghantam atap gedung DPRD. Beruntung tidak ada korban jiwa. Bahkan, kendaraan yang berada di sebelah tower, selamat karena tower yang jatuh hanya separuh.
“Kami panik dan langsung berlarian keluar, karena pertamanya kami pikir yang roboh adalah bangunan gedung dewan,” ujar Supanji, salah seorang wartawan yang berada di gedung dewan saat kejadian.
Menurutnya, tidak hanya wartawan, staf dewan dan Sapol PP pun juga ikut berlarian mengamankan diri, karena sudah lama gedung dewan dikhawatirkan roboh, apalagi cuaca yang memang tengah eksrim.
“Tiang ini dulu pemancar televisi. Tapi memang sudah lama tidak difungsikan,” tandas Staf Humas kantor setempat, Asik Abdullah. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Robohnya tower itu, mengangagetkan seluruh penghuni di gedung DPRD. Bahkan, puluhan warga yang tengah melakukan aksi demonstrasi, berhamburan dari ruang lantai II DPRD Sumenep. Sejumlah wartawan di luar gedung, ikut berhamburan karena khawatir terkana robohnya tower itu.
BACA JUGA :
Gus Ipul : Saatnya NU Tenang
Pesan Kebangsaan Pesantren Tebuireng: Jangan Pertentangkan Islam dan Keindonesiaan
Memprihatinkan, SDN di Sumenep ini Hanya Tinggal Tiga Siswa Aktif
Tower yang sudah karatan itu, tiba-tiba roboh ketika terjadi angin kencang. Ketika roboh, menghantam atap gedung DPRD. Beruntung tidak ada korban jiwa. Bahkan, kendaraan yang berada di sebelah tower, selamat karena tower yang jatuh hanya separuh.
“Kami panik dan langsung berlarian keluar, karena pertamanya kami pikir yang roboh adalah bangunan gedung dewan,” ujar Supanji, salah seorang wartawan yang berada di gedung dewan saat kejadian.
Menurutnya, tidak hanya wartawan, staf dewan dan Sapol PP pun juga ikut berlarian mengamankan diri, karena sudah lama gedung dewan dikhawatirkan roboh, apalagi cuaca yang memang tengah eksrim.
“Tiang ini dulu pemancar televisi. Tapi memang sudah lama tidak difungsikan,” tandas Staf Humas kantor setempat, Asik Abdullah. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR