BERITAFAJAR.co – Akhirnya, pemerintah daerah bisa menggelar Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) Beluk Kenek, Kecamatan Ambunte...
BERITAFAJAR.co – Akhirnya, pemerintah daerah bisa menggelar Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) Beluk Kenek, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Senin (9/1/2016).
Proses Pemilihan Antar Waktu Kades Desa Beluk Kenek, sempat mengalami kegagalan dua kali sesuai dengan agenda pemerintah setempat. Sebab, beberapa masyarakat setempat menolak dengan alasan karena kepala dusun kurang profesional dalam menentukan tokoh sebagai pemilih PAW.
Ketua Panitia PAW Kades, Ahmad Kurdi Han bersyukur karena proses PAW Kades bisa dilaksanakan dengan lancar sehingga bisa memilih pemimpin desa Beluk Kenek.
"Alhamdulillah mas bisa dilaksanakan dilaksanakan dengan lancar dan sesuai dengan prosedural" ujarnya.
Menurutnya, proses PAW ini diwakili 26 tokoh sebgai pemilih Kades PAW tapi ada 9 tokoh yang tidak bisa memenuhi undangan sehingga cuma adab17 tokoh yang memenuhi hak suaranya.
"Saya tidak tahu mas apa alasannya, kenapa 9 tokoh tersebut tidak hadir untuk memilih Kades PAW" ujarnya kepada Awak media usai penghitungan suara di balai desa Beluk Kenek.
Diketahui, bahwa calon Kades PAW ada tiga calon yaitu 1. Syafi'ei 2. Hasyim dan 3. Subahri.
"Dalam pemilihan kades PAW ini dimenangkan oleh calon nomer nurut 3 yaitu Sumenep, dengan perolehan 14 suara, dan Hasyim mendapatkan 2 suara. Sedangkan Safi'ei tidak mendapatkan suara, dan satu suara tidak sah" tegasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Proses Pemilihan Antar Waktu Kades Desa Beluk Kenek, sempat mengalami kegagalan dua kali sesuai dengan agenda pemerintah setempat. Sebab, beberapa masyarakat setempat menolak dengan alasan karena kepala dusun kurang profesional dalam menentukan tokoh sebagai pemilih PAW.
Ketua Panitia PAW Kades, Ahmad Kurdi Han bersyukur karena proses PAW Kades bisa dilaksanakan dengan lancar sehingga bisa memilih pemimpin desa Beluk Kenek.
"Alhamdulillah mas bisa dilaksanakan dilaksanakan dengan lancar dan sesuai dengan prosedural" ujarnya.
Menurutnya, proses PAW ini diwakili 26 tokoh sebgai pemilih Kades PAW tapi ada 9 tokoh yang tidak bisa memenuhi undangan sehingga cuma adab17 tokoh yang memenuhi hak suaranya.
"Saya tidak tahu mas apa alasannya, kenapa 9 tokoh tersebut tidak hadir untuk memilih Kades PAW" ujarnya kepada Awak media usai penghitungan suara di balai desa Beluk Kenek.
Diketahui, bahwa calon Kades PAW ada tiga calon yaitu 1. Syafi'ei 2. Hasyim dan 3. Subahri.
"Dalam pemilihan kades PAW ini dimenangkan oleh calon nomer nurut 3 yaitu Sumenep, dengan perolehan 14 suara, dan Hasyim mendapatkan 2 suara. Sedangkan Safi'ei tidak mendapatkan suara, dan satu suara tidak sah" tegasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR