BERITAFAJAR.co – Puluhan aktivis mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sampang menggelar aksi unjuk rasa (Unras...
BERITAFAJAR.co – Puluhan aktivis mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sampang menggelar aksi unjuk rasa (Unras) ke kantor DPRD Kab Sampang Madura Jawa Timur, Senin (09/01/17).
Kedatangan mahasiswa, menuntut DPRD Sampang menyampaikan penolakan kebijakan terhadap pemerintahan Jokowi- JK yang diduga banyak yang tidak pro terhadap rakyat.
Bahkan, kebijakan pemerintah pada awal Th 2017 dengan menaikkan Harga Bahan Bakar minyak (BBM), Tarif dasar Listrik (TDL) serta perpanjangan Surat tanda nomor kendaraan (STNK) memicu pada kenaikan harga bahan pokok lainnya juga melambung tinggi.
Ketua PMII cabang Sampang Zainal Alim mendesak DPRD Sampang agar segera menentukan sikap terhadap kebijakan yang tidak pro rakyat tersebut, dan tidak hanya sekedar menerima aspirasi masyarakat tanpa ada langkah yang jelas.
”Kami minta agar pimpinan DPRD Sampang berkomitmen untuk menyampaikan Aspirasi masyarakat Sampang ke pimpinan DPRD pusat dan pada presiden RI Joko Widodo," tandasnya.
Sementara Ketua DPRD Kab Sampang Imam Ubaidillah ketika menemui demonstran berjanji akan menyampaikan dan mengusulkan aspirasi masyarakat Sampang ke perintah pusat, tetapi dia belum menentukan langkah pasti usulan tersebut bisa diterima atau tidak oleh pemerintah pusat. Sebab, lanjutnya, kebijakan penuh tetap ada di pemerintah pusat.
"Kita rakyat Indonesia Sama-sama mengeluh dengan semua kenaikan harga, dan tentunya masyarakat merasa berat. Untuk itu, dengan kepedulian rintihan masyarakat, kami dari DPRD akan melanjutkan ke pusat dalam waktu dekat untuk menyampaikan keluhan warga Sampang," janjinya. (*)
Pewarta : Junaidi
Editor : Ibnu Toha
Kedatangan mahasiswa, menuntut DPRD Sampang menyampaikan penolakan kebijakan terhadap pemerintahan Jokowi- JK yang diduga banyak yang tidak pro terhadap rakyat.
Bahkan, kebijakan pemerintah pada awal Th 2017 dengan menaikkan Harga Bahan Bakar minyak (BBM), Tarif dasar Listrik (TDL) serta perpanjangan Surat tanda nomor kendaraan (STNK) memicu pada kenaikan harga bahan pokok lainnya juga melambung tinggi.
Ketua PMII cabang Sampang Zainal Alim mendesak DPRD Sampang agar segera menentukan sikap terhadap kebijakan yang tidak pro rakyat tersebut, dan tidak hanya sekedar menerima aspirasi masyarakat tanpa ada langkah yang jelas.
”Kami minta agar pimpinan DPRD Sampang berkomitmen untuk menyampaikan Aspirasi masyarakat Sampang ke pimpinan DPRD pusat dan pada presiden RI Joko Widodo," tandasnya.
Sementara Ketua DPRD Kab Sampang Imam Ubaidillah ketika menemui demonstran berjanji akan menyampaikan dan mengusulkan aspirasi masyarakat Sampang ke perintah pusat, tetapi dia belum menentukan langkah pasti usulan tersebut bisa diterima atau tidak oleh pemerintah pusat. Sebab, lanjutnya, kebijakan penuh tetap ada di pemerintah pusat.
"Kita rakyat Indonesia Sama-sama mengeluh dengan semua kenaikan harga, dan tentunya masyarakat merasa berat. Untuk itu, dengan kepedulian rintihan masyarakat, kami dari DPRD akan melanjutkan ke pusat dalam waktu dekat untuk menyampaikan keluhan warga Sampang," janjinya. (*)
Pewarta : Junaidi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR