BERITAFAJAR.co - Dalam rangka meningkatkan kualitas kader dalam melakukan dakwah syiar Islam, GP Ansor Sumenep mengadakan diskusi dengan th...
BERITAFAJAR.co - Dalam rangka meningkatkan kualitas kader dalam melakukan dakwah syiar Islam, GP Ansor Sumenep mengadakan diskusi dengan thema 'Dakwah transformatif berwawasan kebangsaan' yang ditempatkan di sekretariat PC Ansor Sumenep.
Diskusi yang berlangsung dengan dialektif tersebut, di hadiri oleh puluhan kader dan pengurus Ansor Sumenep dengan pemateri M. Khalqi Kr, mantan aktivis PMII Surabaya.
Ada tiga hal dakwah yang di anjurkan oleh Islam sebagaimana yang tertuang dalam alqur'an, pertama bil hikmah, yakni dengan bijaksana, koperatif dan egaliter.
Kedua dengan bil mauidhotil hasanah, yakni dengan pembelajaran yang baik kepada masyarakat. Ketiga bil mujadalah (dialogis). Ketiga metode dakwah tersebut sangat efektif dalam mensyiarkan Islam di muka bumi.
”Jadi tidak ada cara berdakwah dengan hal-hal yang ekstrim, radikal dengan menggunakan cara-cara yang merugikan orang lain, seperti merusak, memukul dan lain-lain,” terang pemateri.
Ketua GP Ansor, M Muhri yang ikut nimbrung dalam diskusi tersebut merasa diskusi seperti ini harus terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas kader.
"Ini sebagai langkah dalam rangka meningkatkan kualitas kader dan mematangkan gerakan dakwah kita yang transformatif dan berwawasan kebangsaan" jelas M. Muhri.
Dan diskusi seperti ini akan dilakukan secara kontinyu tiap bulan oleh PC GP Ansor sumenep. "Apalagi memang perkembangan zaman diharuskan kita untuk terus mematangkan kualitas dan kapasitas kader dalam berdakwah" tutup Muhri. (*)
Pewarta : Suryadi
Editor : Ahmadi
Diskusi yang berlangsung dengan dialektif tersebut, di hadiri oleh puluhan kader dan pengurus Ansor Sumenep dengan pemateri M. Khalqi Kr, mantan aktivis PMII Surabaya.
Ada tiga hal dakwah yang di anjurkan oleh Islam sebagaimana yang tertuang dalam alqur'an, pertama bil hikmah, yakni dengan bijaksana, koperatif dan egaliter.
Kedua dengan bil mauidhotil hasanah, yakni dengan pembelajaran yang baik kepada masyarakat. Ketiga bil mujadalah (dialogis). Ketiga metode dakwah tersebut sangat efektif dalam mensyiarkan Islam di muka bumi.
”Jadi tidak ada cara berdakwah dengan hal-hal yang ekstrim, radikal dengan menggunakan cara-cara yang merugikan orang lain, seperti merusak, memukul dan lain-lain,” terang pemateri.
Ketua GP Ansor, M Muhri yang ikut nimbrung dalam diskusi tersebut merasa diskusi seperti ini harus terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas kader.
"Ini sebagai langkah dalam rangka meningkatkan kualitas kader dan mematangkan gerakan dakwah kita yang transformatif dan berwawasan kebangsaan" jelas M. Muhri.
Dan diskusi seperti ini akan dilakukan secara kontinyu tiap bulan oleh PC GP Ansor sumenep. "Apalagi memang perkembangan zaman diharuskan kita untuk terus mematangkan kualitas dan kapasitas kader dalam berdakwah" tutup Muhri. (*)
Pewarta : Suryadi
Editor : Ahmadi
KOMENTAR