BERITAFAJAR.co – Hujan lebat selama satu jam lebih, menyebabkan salah satu rumah warga milik H Musleh, di Dusun Batoguluk, Desa Basoka, Kec...
BERITAFAJAR.co – Hujan lebat selama satu jam lebih, menyebabkan salah satu rumah warga milik H Musleh, di Dusun Batoguluk, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, nyaris tertimbun tanah longsor. Bahkan, jalan raya tidak bisa dilewati.
Berdasarkan informasi, kejadian tersebut terjadi berkisar pukul 13.00, Rabu (30/11/2016). Akibatnya, selain nyaris menghabisi rumah warga, jalan utama warga Dusun Batoguluk tidak bisa dilalui. Siswa yang akan berangkat sekolah maupun masyarakat yang akan pergi ke Kecamatan Rubaru, terisolasi.
Salah satu warga setempat, Herman menuturkan, tidak menampik dengan peristiwa naas tersebut. Bahkan, kata dia, rumah H Musleh, nyaris tertimbun tanah akibat longsor tersebut. Bahkan, longsor menyebabkan jalan raya tertutup.
”Jangkan hanya speda motor, orang jalan kaki saja harus melewati halaman rumah H Musleh. Sebab, longsor itu benar-benar menutupi jalan raya. Sampai sekarang tidak bisa dilewati,” ujar Herman, salah satu warga setempat.
Dia berharap, pemerintah desa agar segera mengadakan kerja bakti untuk memindahkan tanah longsor yang menutupi jalan raya tersebut. Selain itu, khawatir akan terjadi longsor susulan.
”Kalau tidak segera diatasi, dan segera diperbaiki, khawatir akan terjadi longsor susulan. Selain itu, biar segera bisa dilalui jalan tersebut,” terangnya.
Terpisah, Kepala Desa Basoka yang baru terpilih dalam PAW Kades, Achmad Suhdi mengatakan, kondisi tanah di wilayah tersebut memang sangat rawan longsor. Kendati begitu, pihaknya akan tetapi melakukan kerja bakhti demi memperbaiki jalan.
”Kami telah meninjau lokasi. Kami akan segera mengggelar kerja bhakti bersama masyarakat, terutama pemindahan tanah longsor yang menutupi jalan raya. Sehingga jalan tersebut bisa dilalui kembali,” pungkasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Berdasarkan informasi, kejadian tersebut terjadi berkisar pukul 13.00, Rabu (30/11/2016). Akibatnya, selain nyaris menghabisi rumah warga, jalan utama warga Dusun Batoguluk tidak bisa dilalui. Siswa yang akan berangkat sekolah maupun masyarakat yang akan pergi ke Kecamatan Rubaru, terisolasi.
Salah satu warga setempat, Herman menuturkan, tidak menampik dengan peristiwa naas tersebut. Bahkan, kata dia, rumah H Musleh, nyaris tertimbun tanah akibat longsor tersebut. Bahkan, longsor menyebabkan jalan raya tertutup.
”Jangkan hanya speda motor, orang jalan kaki saja harus melewati halaman rumah H Musleh. Sebab, longsor itu benar-benar menutupi jalan raya. Sampai sekarang tidak bisa dilewati,” ujar Herman, salah satu warga setempat.
Dia berharap, pemerintah desa agar segera mengadakan kerja bakti untuk memindahkan tanah longsor yang menutupi jalan raya tersebut. Selain itu, khawatir akan terjadi longsor susulan.
”Kalau tidak segera diatasi, dan segera diperbaiki, khawatir akan terjadi longsor susulan. Selain itu, biar segera bisa dilalui jalan tersebut,” terangnya.
Terpisah, Kepala Desa Basoka yang baru terpilih dalam PAW Kades, Achmad Suhdi mengatakan, kondisi tanah di wilayah tersebut memang sangat rawan longsor. Kendati begitu, pihaknya akan tetapi melakukan kerja bakhti demi memperbaiki jalan.
”Kami telah meninjau lokasi. Kami akan segera mengggelar kerja bhakti bersama masyarakat, terutama pemindahan tanah longsor yang menutupi jalan raya. Sehingga jalan tersebut bisa dilalui kembali,” pungkasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR