BERITAFAJAR.co – Setelah mendapatkan informasi telah terjadi gorong-gorong amblas di Dusun Balang, Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru Kabupat...
BERITAFAJAR.co – Setelah mendapatkan informasi telah terjadi gorong-gorong amblas di Dusun Balang, Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep, Senin (10/10/2016) kemarin, Dinas PU Bina Marga setempat langsung meninjau lokasi jalan amblas.
Berdasarkan pantauan BeritaFajar.co, Selasa (11/10/2016), rombongan Dinas PU Bina Marga mengamati langsung kondisi gorong-gorong amblas di wilayah tersebut. Namun, setelah diamati, ternyata gorong-gorong tersebut bukan proyek dari Dinas PU Bina Marga Sumenep. Apalagi, di sebelah barat gorong-gorong yang amblas sekitar 3 meter itu, terdapat dam cukup besar.
Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep, Edy Rasiyadi mengatakan, jalan tersebut memang termasuk dari jalan kabupaten. Tetapi, untuk gorong-gorong bukan proyek dari Dinas PU Bina Marga Sumenep. Apalagi, tahun 2016 memang tidak ada proyek di wilayah tersebut.
”Lokasinya ini, memang jalan kabupaten. Tetapi, ini merupakan gorong-gorong lama. Karena dari sisi konstruksi tersusun dari batu bukan dari beton sehingga perlu perbaikan,” ujar Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep, Edy Rasiyadi.
Menurutnya, dia langsung menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, agar bisa segera ditangani. Sebab, lanjutnya, jika menunggu dari Dinas PU Bina Marga, masih membutuhkan waktu yang cukup lama.
Sementara itu, Pj Kepala Desa Pakondang, Ainurrahman mengatakan, gorong-gorong tersebut ambruk akibat faktor alam berupa hujan lebat yang terjadi di wilayah Pakondong Rubaru. Sehingga, gorong-gorong yang dibuat sekitar 10 tahun silam ambruk.
”Kalau pembuatannya sekitar 10 tahun silam. Kejadian ini murni karena faktor alam sehingga menyebabkan gorong-gorong ambruk,” imbuhnya. (*)
Pewarta : Ibnu Toha
Berdasarkan pantauan BeritaFajar.co, Selasa (11/10/2016), rombongan Dinas PU Bina Marga mengamati langsung kondisi gorong-gorong amblas di wilayah tersebut. Namun, setelah diamati, ternyata gorong-gorong tersebut bukan proyek dari Dinas PU Bina Marga Sumenep. Apalagi, di sebelah barat gorong-gorong yang amblas sekitar 3 meter itu, terdapat dam cukup besar.
Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep, Edy Rasiyadi mengatakan, jalan tersebut memang termasuk dari jalan kabupaten. Tetapi, untuk gorong-gorong bukan proyek dari Dinas PU Bina Marga Sumenep. Apalagi, tahun 2016 memang tidak ada proyek di wilayah tersebut.
”Lokasinya ini, memang jalan kabupaten. Tetapi, ini merupakan gorong-gorong lama. Karena dari sisi konstruksi tersusun dari batu bukan dari beton sehingga perlu perbaikan,” ujar Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep, Edy Rasiyadi.
Menurutnya, dia langsung menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, agar bisa segera ditangani. Sebab, lanjutnya, jika menunggu dari Dinas PU Bina Marga, masih membutuhkan waktu yang cukup lama.
Sementara itu, Pj Kepala Desa Pakondang, Ainurrahman mengatakan, gorong-gorong tersebut ambruk akibat faktor alam berupa hujan lebat yang terjadi di wilayah Pakondong Rubaru. Sehingga, gorong-gorong yang dibuat sekitar 10 tahun silam ambruk.
”Kalau pembuatannya sekitar 10 tahun silam. Kejadian ini murni karena faktor alam sehingga menyebabkan gorong-gorong ambruk,” imbuhnya. (*)
Pewarta : Ibnu Toha
KOMENTAR