BERITAFAJAR.co - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sumenep, Madura, Jawa Timur, hanya mengajukan 50 persen blangko dari ...
BERITAFAJAR.co - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sumenep, Madura, Jawa Timur, hanya mengajukan 50 persen blangko dari 40 ribu penduduk yang telah melakukan rekam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).
”kami mengajukan 20 ribu blangko. Namun, hanya diberi 10 ribu dari pemerintah pusat,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Dokumentasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sumenep, Imam Subakti, Jumat (2/9/2016).
Ketika disinggung alasan pihaknya hanya mengajukan 50 persen jumlah blangko dari masyarakat yang melakukan perekaman E-KTP, Imam beralasan karena belum rampungnya blangko yang disediakan pemerintah pusat.
”Dari 40 ribu masyarakat yang merekam, kami sudah mengajukan 20 ribu blangko ke pusat, itupun hanya diberi 10 ribu karena minimnya ketersediaan stok, sehingga blangko yang ready di hari itu, tidak mencukupi," imbuhnya.
Kendati demikian, pihaknya berjanji, dalam waktu dekat akan mengambil stok tambahan, karena saat ini masih dalam tahap pengerjaan di pusat.
”Sekitar 4,6 juta blangko E-KTP masih proses pengerjaan di pusat, jika sudah rampung pasti kami akan mendapatkan jadwal pengambilan," pungkasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR