BERITAFAJAR.co – Salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS), RH (Inisial) di lingkungan Kemenag Sumenep merupakan warga asal Dusun Maraan, Des...
BERITAFAJAR.co – Salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS), RH (Inisial) di lingkungan Kemenag Sumenep merupakan warga asal Dusun Maraan, Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, yang di duga selingkuhan dengan Salah satu kepala desa di Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
RH, yang berstatus janda dan menjadi PNS di lingkungan Kementrian Agama (Kemenag) Sumenep itu memilih diam ketika di konfirmasi di kantornya, terkait penggrebekan oleh warga saat berduaan dengan kades pada Minggu (28/8/2016) kemarin.
“Sampean alangkah baiknya langsung komfirmasi kepada yang besangkutan mas, yaitu kades, soalnya dia yang lebih tahu kejadianya,” ujarnya.
Salah satu Kepala Desa Kecamatan Lenteng, AM (inisial) ketika dikomfirmasi melalui telpon genggamnya membantah tudingan adanya penggerebekan terhadap dirinya oleh warga Dusun Maraan dan kepala desa Saroka.
“Itu berita bohong dan saya tidak pernah di gerebek oleh warga Desa Saroka, klau perlu sumpah al Qur’an, dan saya baik-baik saja tidak pernah ke Dusun Maraan waktu malam Minggu, saya di rumah dan tidak ada kegiatan apa-apa,” kilahnya.
Sebagaimana ramai diberitakan media massa, (RH) dan (AZ) di gerebek di rumah RH oleh ketua RT bersama warga Dusun Maraan Desa Saroka pukul 00.00 WIB. Minggu (28/08/2026). (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor :
KOMENTAR