BERITAFAJAR.co – Tenaga Ahli Komisi VIII DPR RI, Edi Hidayat mengatakan Kasus kekerasan terhadap anak dan perempun cenderung mengalami peni...
BERITAFAJAR.co – Tenaga Ahli Komisi VIII DPR RI, Edi Hidayat mengatakan Kasus kekerasan terhadap anak dan perempun cenderung mengalami peningkatan setiap tahun. Bahkan, Kekerasaan terhadap perempuan sesuai dengan data tahunan Komnas Perempuan, dari tahun ketahun cenderung mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
”Pada tahun 2013, kekerasaan pada perempuan mencapai 276.688 kasus, 2014 mencapai 293.220 dan pada 2015, berada pada titik angka 321.752,” ujar Tenaga Ahli Komisi VIII DPR RI, Edi Hidayat dalam ”Sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, bersama Kementerian pemberdayaan perempuan dan anak perlindungan anak ( KPPA) RI” di Aulau STKIP PGRI Sumenep, Sabtu (27/8/2016)..
Menurutnya, permasalahan pada anak berdasarkan bidang di KPAI tahun 2015, bidang pendidikan pada tahun 2013 terdapat 371 kasus, 2014 meningkat menjadi 561. Sedangkan tahun 2015 cenderung menurun menjadi 220 masalah.
Sementara, dalam bidang pornografi dan cyber crime, pada tahun 2013 terdapat 247 kasus, pada tahun 2014 naik menjadi 322 masalah, dan pada tahun 2015 cenderung menurun menjadi 179 masalah.
”Sedangkan dalam bidang anak berhadapan dengan hukum (ABH), pada tahun 2013 mencapai 1428, 2014 meningkat tajam 2208 dan 2015 turun drastis 403. Bidang Trafficking dan ekploitasi anak, pada tahun 2013 terdapat 184 kasus, pada 214 terdapat 263 kasus dan pada 2015 terdapat 115 masalah itu,” imbuhnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
”Pada tahun 2013, kekerasaan pada perempuan mencapai 276.688 kasus, 2014 mencapai 293.220 dan pada 2015, berada pada titik angka 321.752,” ujar Tenaga Ahli Komisi VIII DPR RI, Edi Hidayat dalam ”Sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, bersama Kementerian pemberdayaan perempuan dan anak perlindungan anak ( KPPA) RI” di Aulau STKIP PGRI Sumenep, Sabtu (27/8/2016)..
Menurutnya, permasalahan pada anak berdasarkan bidang di KPAI tahun 2015, bidang pendidikan pada tahun 2013 terdapat 371 kasus, 2014 meningkat menjadi 561. Sedangkan tahun 2015 cenderung menurun menjadi 220 masalah.
Sementara, dalam bidang pornografi dan cyber crime, pada tahun 2013 terdapat 247 kasus, pada tahun 2014 naik menjadi 322 masalah, dan pada tahun 2015 cenderung menurun menjadi 179 masalah.
”Sedangkan dalam bidang anak berhadapan dengan hukum (ABH), pada tahun 2013 mencapai 1428, 2014 meningkat tajam 2208 dan 2015 turun drastis 403. Bidang Trafficking dan ekploitasi anak, pada tahun 2013 terdapat 184 kasus, pada 214 terdapat 263 kasus dan pada 2015 terdapat 115 masalah itu,” imbuhnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR