Foto: perayaan haflatul imtihan, pontren miftahul ihsan errabu sumenep
BERITAFAJAR.CO - Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ihsan. Desa Errabu, Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Haflatul Imtihan dan Wisuda Purna Siswa ke 29, Tahun ajaran 2017/2018. Kamis, (5/7/2018).
Kegiatan yang sudah menjadi ruinitas tahunan itu memang ditunggu-tunggu oleh masyarakat, bahkan tidak sedikit masyarakat yang dari luar desa errabu sengaja datang hanya untuk menyaksikan perayaan haflatul imtihan.
"Bagi kami perayaan haflatul imtihan penting sekali. Sekaligus menjadi ajang berkumpul seluruh masyarakat dan keluarga siswa dan juga mengikuti ceramah agama dari pengajian yang kita laksanakan" tutur, ketua Yayasan Miftahul Ihsan, K. Bahrudin. M.pd.i
Mantan aktivis HMI Jakarta yang akrab dipanggil K. Bahrud, menjelaskan kepada santri atau siswa yang telah diwisuda untuk tetap menjaga nama baik almamataer lembaga.
”Sebab, ditengah masyarakat wisudawan akan menjadi cermin, maka jagalah almamater dengan menunjukkan perilaku dan sikap yang positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ihsan, K. Abbasi Rahman, s.pd.i, mengapresiasikan terhadap terelanggaranya kegiatan haflatul imtihan. Dengan wisudanya siswa-siswi semuga ilmu yang didapat bisa memberikan mamfaat kepada diri sendiri, agama, bangsa dan negara.
"Saya berharap, apa yang telah dipelajari selama ini, semoga menjadi ilmu barokah dan dapat memberikan manfaat tengah-tengah masyarakat, jadi saya mengharuskan kepada semua santri taat pada guru dan orang tua" Jelas, K. Abbasi. (di/ibn).
Kegiatan yang sudah menjadi ruinitas tahunan itu memang ditunggu-tunggu oleh masyarakat, bahkan tidak sedikit masyarakat yang dari luar desa errabu sengaja datang hanya untuk menyaksikan perayaan haflatul imtihan.
"Bagi kami perayaan haflatul imtihan penting sekali. Sekaligus menjadi ajang berkumpul seluruh masyarakat dan keluarga siswa dan juga mengikuti ceramah agama dari pengajian yang kita laksanakan" tutur, ketua Yayasan Miftahul Ihsan, K. Bahrudin. M.pd.i
Mantan aktivis HMI Jakarta yang akrab dipanggil K. Bahrud, menjelaskan kepada santri atau siswa yang telah diwisuda untuk tetap menjaga nama baik almamataer lembaga.
”Sebab, ditengah masyarakat wisudawan akan menjadi cermin, maka jagalah almamater dengan menunjukkan perilaku dan sikap yang positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ihsan, K. Abbasi Rahman, s.pd.i, mengapresiasikan terhadap terelanggaranya kegiatan haflatul imtihan. Dengan wisudanya siswa-siswi semuga ilmu yang didapat bisa memberikan mamfaat kepada diri sendiri, agama, bangsa dan negara.
"Saya berharap, apa yang telah dipelajari selama ini, semoga menjadi ilmu barokah dan dapat memberikan manfaat tengah-tengah masyarakat, jadi saya mengharuskan kepada semua santri taat pada guru dan orang tua" Jelas, K. Abbasi. (di/ibn).


KOMENTAR