Kondisi jalan di Desa Montorna Kec Pasongsongan amat memprihatinkan. (Foto Ahmadi / Berita Fajar)
BERITAFAJAR.CO - Sejumlah warga Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjerit dengan kondisi infrastruktur jalan rusak yang sangat memprihatinkan.
Pantauan dari media, sepanjang jalan utama Desa Montorna mengalami rusak parah dan banyaknya batu yang tidak tertata, disaat musim hujan kondisi menjadi licin dan sangat membahayakan terhadap pengguna jalan.
Infrastruktur merupakan urat nadi transportasi masyarakat, dalam beraktivitas sehari terkesan dibiarkan dan tidak ada perbaikan.
"Saya melihat kondisi jalan rusak disini begitu memprihatinkan, karena aktivitas warga mayuritas menggunakan kendaraan, seperti ketika mengangkut hasil pertanian ataupun bagi warga hendak mengajar begitu kesulitan melewati jalan di sini” kata, Moh. Mansur, Aktivis pemuda setempat. (4/12/2017).
Tolak ukur kemajuan desa, lanjutnya, dibuktikan dengan wajah pembangunan infrastruktur jalan, namun dengan kondisi jalan yang terkesan dibiarkan sehingga disisi pendidikan ataupun perekonomian akan stagnan.
"Padahal Puluhan hektar luas lahan pertanian di Desa Montorna potensinya sangat besar. Tapi dengan kondisi infrastruktur jalan yang kurang mendukung maka petani kurang semangat" ujarnya.
Sebelumnya saat Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menghadiri acara Majelis dzikir dan istighsoh, Didesa Montorna, Rabu (26/10/2017). Ketika itu, orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep memgatakan, sudah sepantasnya jalan di Desa Montorna ada perbaikan karena mayoritas aktivitas masyarakat di desa menggunakan kendaraan.
"Perbaikan jalan di Desa Montorna minimal 3km bisa terselesaikan tahun 2018" tuturnya. (Ahmadi/ibn)
Pantauan dari media, sepanjang jalan utama Desa Montorna mengalami rusak parah dan banyaknya batu yang tidak tertata, disaat musim hujan kondisi menjadi licin dan sangat membahayakan terhadap pengguna jalan.
Infrastruktur merupakan urat nadi transportasi masyarakat, dalam beraktivitas sehari terkesan dibiarkan dan tidak ada perbaikan.
"Saya melihat kondisi jalan rusak disini begitu memprihatinkan, karena aktivitas warga mayuritas menggunakan kendaraan, seperti ketika mengangkut hasil pertanian ataupun bagi warga hendak mengajar begitu kesulitan melewati jalan di sini” kata, Moh. Mansur, Aktivis pemuda setempat. (4/12/2017).
Tolak ukur kemajuan desa, lanjutnya, dibuktikan dengan wajah pembangunan infrastruktur jalan, namun dengan kondisi jalan yang terkesan dibiarkan sehingga disisi pendidikan ataupun perekonomian akan stagnan.
"Padahal Puluhan hektar luas lahan pertanian di Desa Montorna potensinya sangat besar. Tapi dengan kondisi infrastruktur jalan yang kurang mendukung maka petani kurang semangat" ujarnya.
Sebelumnya saat Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menghadiri acara Majelis dzikir dan istighsoh, Didesa Montorna, Rabu (26/10/2017). Ketika itu, orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep memgatakan, sudah sepantasnya jalan di Desa Montorna ada perbaikan karena mayoritas aktivitas masyarakat di desa menggunakan kendaraan.
"Perbaikan jalan di Desa Montorna minimal 3km bisa terselesaikan tahun 2018" tuturnya. (Ahmadi/ibn)

KOMENTAR