Ilustrasi: Penyidik KPK memperlihatkan barang bukti uang suap (Derry Ridwansah/Jawapos)
BERITAFAJAR.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, dikabarkan seorang kepala daerah di Jawa Timur yang terkena sasaran operasi senyap lembaga antirasuah.
“Ada OTT di Jatim, Bupati Nganjuk, habis ditangkap baru saja,” tutur sumber internal KPK kepada JawaPos.com, Rabu(25/10).
Selain menangkap orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk tersebut, tim juga berhasil mengamankan beberapa pihak lain yang diduga sebagai pihak yang turut serta dalam kegiatan suap menyuap tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sang Bupati ditangkap karena diduga menerima suap dari beberapa pihak di lingkungan kerjanya.
”Terkait setoran-setoran dari kepala dinas dan kepala sekolah,” papar sumber tersebut.
Dari uang hasil setoran-setoran tersebut, nantinya, akan digunakan untuk kepentingan politik keluarganya. ”Rencana buat nyalon bupati istrinya,” imbuh sumber tersebut.
Dikonfirmasi secara terpisah perihal adanya OTT tersebut, pimpinan KPK belum merespons konfirmasi yang dilayangkan Jawa Pos. Hal senada juga dilakukan juru bicara KPK Febridiansyah. Saat ini, tim masih berada di lapangan untuk menggali keterangan dari para pihak yang berhasil diamankan. (Sumber : Jawa Pos)
“Ada OTT di Jatim, Bupati Nganjuk, habis ditangkap baru saja,” tutur sumber internal KPK kepada JawaPos.com, Rabu(25/10).
Selain menangkap orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk tersebut, tim juga berhasil mengamankan beberapa pihak lain yang diduga sebagai pihak yang turut serta dalam kegiatan suap menyuap tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sang Bupati ditangkap karena diduga menerima suap dari beberapa pihak di lingkungan kerjanya.
”Terkait setoran-setoran dari kepala dinas dan kepala sekolah,” papar sumber tersebut.
Dari uang hasil setoran-setoran tersebut, nantinya, akan digunakan untuk kepentingan politik keluarganya. ”Rencana buat nyalon bupati istrinya,” imbuh sumber tersebut.
Dikonfirmasi secara terpisah perihal adanya OTT tersebut, pimpinan KPK belum merespons konfirmasi yang dilayangkan Jawa Pos. Hal senada juga dilakukan juru bicara KPK Febridiansyah. Saat ini, tim masih berada di lapangan untuk menggali keterangan dari para pihak yang berhasil diamankan. (Sumber : Jawa Pos)

KOMENTAR