Ratusan warga pulau Kangean Sumenep rela antri untuk mendapatkan tiket mudik gratis di Pelabuhan Kalianget. (Foto Sai / Berita Fajar)
BERITAFAJAR.co - Ratusan warga Pulau
Kangean Kabupaten Sumenep, rela antre untuk mendapatkan
tiket mudik gratis di Kantor Syahbandar di Pelabuhan Kalianget. Bahkan, warga rela berdesakan demi peroleh tiket
gratis.
Berdasarkan pantauan di
Pelabuhan Kalianget, Senin (12/6/2017) setelah pendaftaran mudik gratis dibuka oleh Petugas
Syahbandar, ratusan
warga kepulauan langsung menyerbu tempat pendaftaran
tiket gratis.
Untuk mendapatkan tiket
gratis, tidak terlalu ribet dan menyulitkan terhadap calon penumpang. Mereka
cukup menunjukkan
identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan identitas lainnya baru mendapatkan tiket mudik gratis.
Salah seorang pembeli tiket gratis, Sugiono mengaku senang dapat tiket
mudik gratis sehingga mengurangi biaya pulang kampung untuk berleberan bersama
keluarganya.
Sementara itu, Kepala Syahbandar Kalianget, M Iksan membenarkan saat ini pendaftar semakin banyak, meskipun diawal pendaftaran pada tanggal 5 Juni lalu masih belum ada satupun yang mendaftar.
”Untuk pendaftar yang ditangani
pihak syahbandar yaitu khusus jurusan Pulau Kangean Sumenep, menggunakan kapal Cepat
Express Bahari C9 dengan kapasitas penumpang 462 penumpang,” terangnya.
Sedangkan pendaftar masing-masing
jadwal keberangkatan, dibatasi maksimal 350
penumpang. Hal ini mengantisiapasi
membludaknya penumpang disetiap jadwal keberangkatan kapal. Sementara, angkutan barang dari penumpang dibatasi karena lebih
mendahulukan penumpang.
Iksan menambahkan, tidak khawatir meski menggunakan kapal cepat jenis piber
yang tidak tahan ombak. Sebab berdasarkan pantauan
BMKG, di jadwal keberangkatan kapal mudik gratis
tersebut, ketinggian ombak masih bisa
dilalui yaitu sekitar 1,5 meter.
”Jadwal keberangkatan mudik gratis
ke Pulau Kangean dengan menggunakan armada kapal cepat, dimulai pada tanggal 19 hingga 30 Juni dan tanggal 1 hingga juli 2017. Untuk pendaftar mudik gratis tujuan Pulau Masalembu, di Pelabuhan Surabaya,”
pungkasnya. (di/ibn)

KOMENTAR