Petugas tengah beruapaya menyelamatkan penumpang KM terdampar di Perairan Raas Sumenep. (Foto ist)
BERITAFAJAR.co - Salah satu armada angkutab penyeberangan mudik gratis KM Baha
ri Express 9C rute Jangkar, Situbondo menuju Pulau Raas, Kabupaten Sumenep terdampar di perairan Pulau Kalosot, Desa Brakas, Kecamataan Raas, Sumenep, Madura, Jatim.
Berdasarkan informasi, Kapal yang membawa sekitar 360 penumpang tersebut terdampar di perairan Pulau Kalosot sekitar pikul 17.15 Wib Sabtu (17/6/2017).
Kepala Dinas Perhubungan Sumenep Sustono mengatakan armada angkutan mudik gratis tersebut terdampar karena buritan kapal tersandar pada batu karang, karena saat kejadian air di perairan setempat sedang kondisi surut.
"Iya benar, KM Bahari Express 9C di perairan Pulau Kalosot. Sampai sekarang sebagian penumpang masih di atas kapal, lainnya tadi sudah di evakuasi," kata Sustono, Sabtu (17/6/2017).
Ditambahkan, proses evakuasi terhadap sisa penumpang akan dilakukan setelah kondisi perairan pasang. Saat ini sejumlah kapal penyelamat belum bisa merapat.
"Sudah ada petugas yang langsung kesana untuk melakukan evakuasi. Selain itu juga dibantu perahu nelayan setempat," paparnya.
Dalam kejadian tersebut, seluruh penumpang dalam keadaan selamat. Meski begitu upaya penyelamatan secara cepat akan tetap dilakukan untuk menghindari kemungkinan terbutuk.
"Ini kapal pemberangkatan kedua. Tadi pagi dari pelabuhan Jangkat. Kalau yang pertama tidak ada masalah," pungkasnya. (sup/rri)
ri Express 9C rute Jangkar, Situbondo menuju Pulau Raas, Kabupaten Sumenep terdampar di perairan Pulau Kalosot, Desa Brakas, Kecamataan Raas, Sumenep, Madura, Jatim.
Berdasarkan informasi, Kapal yang membawa sekitar 360 penumpang tersebut terdampar di perairan Pulau Kalosot sekitar pikul 17.15 Wib Sabtu (17/6/2017).
Kepala Dinas Perhubungan Sumenep Sustono mengatakan armada angkutan mudik gratis tersebut terdampar karena buritan kapal tersandar pada batu karang, karena saat kejadian air di perairan setempat sedang kondisi surut.
"Iya benar, KM Bahari Express 9C di perairan Pulau Kalosot. Sampai sekarang sebagian penumpang masih di atas kapal, lainnya tadi sudah di evakuasi," kata Sustono, Sabtu (17/6/2017).
Ditambahkan, proses evakuasi terhadap sisa penumpang akan dilakukan setelah kondisi perairan pasang. Saat ini sejumlah kapal penyelamat belum bisa merapat.
"Sudah ada petugas yang langsung kesana untuk melakukan evakuasi. Selain itu juga dibantu perahu nelayan setempat," paparnya.
Dalam kejadian tersebut, seluruh penumpang dalam keadaan selamat. Meski begitu upaya penyelamatan secara cepat akan tetap dilakukan untuk menghindari kemungkinan terbutuk.
"Ini kapal pemberangkatan kedua. Tadi pagi dari pelabuhan Jangkat. Kalau yang pertama tidak ada masalah," pungkasnya. (sup/rri)

KOMENTAR