BERITAFAJAR.co - Puluhan warga mengatasnamakan Perhimpunan Masyarakat Sampang (PMS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pemkab Sampang, Rabu ...
BERITAFAJAR.co - Puluhan warga mengatasnamakan Perhimpunan Masyarakat Sampang (PMS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pemkab Sampang, Rabu (1/3/2017). Mereka mendesak Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sampang Madura, Puthut Budi Santoso mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekkab.
Desakan warga agar Puthut Budi Santoso memundurkan diri karena yang bersangkutan diduga kuat terlibat dalam politik praktis dengan mencalonkan diri sebagai Bupati Kabupaten Magetan.
Korlap Aksi Solahudin menegaskan, sudah bukan rahasia lagi jika Puthut Budi Santoso mencalonkan diri sebagai Bupati Magetan, terbukti dari beberapa dokumentasi kegiatan sosialisasi terpampang dalam spanduk dari berbagai kegiatan yang di bawa massa.
"Segera mengundurkan Diri dari jabatannya. Sebab kinerja Sekkab tidak akan maksimal dalam mengawal pembangunan Kabupaten Sampang, justru akan terpecah dan lebih fokus pada suksesi pencalonannya sebagai Bupati Magetan," tandas Solahudin dalam orasinya.
Demonstran mensinyalir, Sekkab Sampang hanya meraup keuntungan pribadi dari Kabupaten Sampang untuk kepentingan politik di Kabupaten Magetan, termasuk juga penggunaan fasilitas maupun biaya pencalonan.
"Ada tiga hal yang perlu dipertanyakan pada Puthut Budi Santoso yang telah mencalonkan diri sebagai Bupati Magetan, yakni penggunaan fasilitas, biaya, dan keseriusan membangun Sampang, dan kami minta sebaiknya Puthut segera mundur dari jabatannya atau pergi dari Sampang," teriak Korlap Aksi Solehuddin.
Di tempat yang sama, Puthut Budi Santoso mengatakan, pengangkatan PNS dan pengunduran diri ada ketentuan dan aturan mainnya.
" Saya akan kembalikan pada ketentuannya, siapa yang mengangkat pejabat dan menjadi pejabat apa," terangnya.
Kemudian demonstran menyodorkan surat pernyataan pengunduran diri untuk ditanda tangani. Namun, yang bersangkutan menolak. (*)
Pewarta : Junaidi
Editor : Ibnu Toha
Desakan warga agar Puthut Budi Santoso memundurkan diri karena yang bersangkutan diduga kuat terlibat dalam politik praktis dengan mencalonkan diri sebagai Bupati Kabupaten Magetan.
Korlap Aksi Solahudin menegaskan, sudah bukan rahasia lagi jika Puthut Budi Santoso mencalonkan diri sebagai Bupati Magetan, terbukti dari beberapa dokumentasi kegiatan sosialisasi terpampang dalam spanduk dari berbagai kegiatan yang di bawa massa.
"Segera mengundurkan Diri dari jabatannya. Sebab kinerja Sekkab tidak akan maksimal dalam mengawal pembangunan Kabupaten Sampang, justru akan terpecah dan lebih fokus pada suksesi pencalonannya sebagai Bupati Magetan," tandas Solahudin dalam orasinya.
Demonstran mensinyalir, Sekkab Sampang hanya meraup keuntungan pribadi dari Kabupaten Sampang untuk kepentingan politik di Kabupaten Magetan, termasuk juga penggunaan fasilitas maupun biaya pencalonan.
"Ada tiga hal yang perlu dipertanyakan pada Puthut Budi Santoso yang telah mencalonkan diri sebagai Bupati Magetan, yakni penggunaan fasilitas, biaya, dan keseriusan membangun Sampang, dan kami minta sebaiknya Puthut segera mundur dari jabatannya atau pergi dari Sampang," teriak Korlap Aksi Solehuddin.
Di tempat yang sama, Puthut Budi Santoso mengatakan, pengangkatan PNS dan pengunduran diri ada ketentuan dan aturan mainnya.
" Saya akan kembalikan pada ketentuannya, siapa yang mengangkat pejabat dan menjadi pejabat apa," terangnya.
Kemudian demonstran menyodorkan surat pernyataan pengunduran diri untuk ditanda tangani. Namun, yang bersangkutan menolak. (*)
Pewarta : Junaidi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR