BERITAFAJAR.co - Hadirnya Kepala Sekolah Baru, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banresep Timur I, Kecamatan Lenteng, Madura, Jawa Timur, para sis...
BERITAFAJAR.co - Hadirnya Kepala Sekolah Baru, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banresep Timur I, Kecamatan Lenteng, Madura, Jawa Timur, para siswa mengancam pindah sekolah.
Sesuai surat keputusan (SK) Bupati Sumenep, A Busyro Karim tertanggal (21/2/2017). Dalam SK tersebut tersirat tentang mutasi kepala sekolah. Kepala Sekolah SDN baru, Asmuni yang telah menggantikan AKH Zaini, dinilai tidak akan bisa memimpin Sekolah Dasar Negeri Benresep yang telah mengalami kemajuan.
"Pokoknya kalau kepala sekolah dipindah kami akan boyong semua murid disini ke sekolah lain," kata Hj Alvia (35) wali siswa lain. Senin, (20/3/2017).
Menurutnya, sejak Akhmad Zaini menjabat sebagai kepala sekolah, SDN Banresep Timur I banyak perubahan. Salah satunya minat siswa untuk belajar semakin tinggi, bahkan pembangunan fasilitas juga mulau nampak dibandingkan kepala sekolah lama.
"Itu terlihat dari jumlah siswa yang awalnya hanya berjumlah 86 siswa, saat ini sudah mencapai 102 siswa. Bahkan, saat ini jumlah siswa kelas I mencapai 25 orang dan kelas II sebanyak 27 orang yang sebelumnya hanya sebanyak 8 orang setiap tahun"
Akmad (45) salah satu wali siswa asal Desa Poreh, Kecamatan Lenteng mengakui jika anaknya tidak mau masuk sekolah lantaran kepala sekolah yang lama dikabarkan akan dipindah.
"Bukan karena dipaksa tidak masuk, memang tadi tidak mau masuk. Makanya saya datang kesini (sekolah) untuk mencari tahu," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, setelah didatangi ke ruang kerjanya tidak ada, dan melalui nomer teleponnya selulernya tidak ada jawaban,
Demikian pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Hadi Soetarto tidak berkenan untuk memberikan tanggapan.
"Jangan ke saya, silahkan langsung ke Dinas Pendidikan biar tidak rancu," jelasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Sesuai surat keputusan (SK) Bupati Sumenep, A Busyro Karim tertanggal (21/2/2017). Dalam SK tersebut tersirat tentang mutasi kepala sekolah. Kepala Sekolah SDN baru, Asmuni yang telah menggantikan AKH Zaini, dinilai tidak akan bisa memimpin Sekolah Dasar Negeri Benresep yang telah mengalami kemajuan.
"Pokoknya kalau kepala sekolah dipindah kami akan boyong semua murid disini ke sekolah lain," kata Hj Alvia (35) wali siswa lain. Senin, (20/3/2017).
Menurutnya, sejak Akhmad Zaini menjabat sebagai kepala sekolah, SDN Banresep Timur I banyak perubahan. Salah satunya minat siswa untuk belajar semakin tinggi, bahkan pembangunan fasilitas juga mulau nampak dibandingkan kepala sekolah lama.
"Itu terlihat dari jumlah siswa yang awalnya hanya berjumlah 86 siswa, saat ini sudah mencapai 102 siswa. Bahkan, saat ini jumlah siswa kelas I mencapai 25 orang dan kelas II sebanyak 27 orang yang sebelumnya hanya sebanyak 8 orang setiap tahun"
Akmad (45) salah satu wali siswa asal Desa Poreh, Kecamatan Lenteng mengakui jika anaknya tidak mau masuk sekolah lantaran kepala sekolah yang lama dikabarkan akan dipindah.
"Bukan karena dipaksa tidak masuk, memang tadi tidak mau masuk. Makanya saya datang kesini (sekolah) untuk mencari tahu," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, setelah didatangi ke ruang kerjanya tidak ada, dan melalui nomer teleponnya selulernya tidak ada jawaban,
Demikian pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Hadi Soetarto tidak berkenan untuk memberikan tanggapan.
"Jangan ke saya, silahkan langsung ke Dinas Pendidikan biar tidak rancu," jelasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
KOMENTAR