BERITAFAJAR.co - Untuk meringankan beban dari korban bencana banjir yang melanda warga Kota Sampang Madura, anggota DPD-RI H. Ahmad Nawardi...
BERITAFAJAR.co - Untuk meringankan beban dari korban bencana banjir yang melanda warga Kota Sampang Madura, anggota DPD-RI H. Ahmad Nawardi Bekerjasama dengan PC PMII dan IKA PMII Sampang memberikan Bantuan sejumlah Sembako di desa Pasean Kecamatan Kota Sampang.
Desa Pasean terdiri dari tiga Dusun yaitu Dusun Tase'an, Lembung dan Kurdibih. Desa tersebut merupakan daerah terparah sebagai areal terdampak banjir. Bahkan, meski air sudah tidak menggenangi rumah warga untuk masuk ke desa tersebut harus melewati tebalnya lumpur sisa air bah.
Ketua DPD- RI Ahmad Nawardi mengatakan, bantuan berupa sembako tersebut sebagai Obat sementara bagi warga terdampak. Sedangkan Bantuan untuk Jangka Panjang pemerintah pusat menganggarkan Rp 400 Milyar Untuk normalisasi sungai kali Kemuning.
"Pemerintah provinsi Jawa timur menganggarkan Rp 250 Milyar untuk pembangunan Pompa Air atau Rumah Pompa. Sebab, Penanganan Banjir ini tidak Harus Spontan, Sedangkan bantuan yang kami salurkan hari Ini untuk meringankan kebutuhan sehari-hari, dan Tahun ini sudah di anggarkan untuk normalisasi dengan target selesai tiga tahun," terangnya.
Salah satu faktor penyebab banjir, lanjutnya, adanya penyempitan dan pendangkalan Sungai. Selain itu, dia sering menerima laporan tentang maraknya galian C di wilayah Utara sehingga dia berharap pada pemerintah daerah Untuk segera menertibkannya.
"Salah satu penyebab terjadinya banjir berdasarkan laporan yang saya terima dari pemerintah Kabupaten yaitu adanya galian C di wilayah utara, dan apabila itu benar, kami minta agar Pemkab segera menertibkan Limbah-limbah yang berdampak pada Sungai," imbuhnya.
Hadir dalam penyaluran Bantuan Tersebut Komandan Kodim (Dandim) 0828, Kepala Desa Pasean, Ketua IKAPMII, dan Pengurus Cabang PMII Sampang Madura. (*)
Pewarta : Junaidi
Editor. : Ibnu Toha
Desa Pasean terdiri dari tiga Dusun yaitu Dusun Tase'an, Lembung dan Kurdibih. Desa tersebut merupakan daerah terparah sebagai areal terdampak banjir. Bahkan, meski air sudah tidak menggenangi rumah warga untuk masuk ke desa tersebut harus melewati tebalnya lumpur sisa air bah.
Ketua DPD- RI Ahmad Nawardi mengatakan, bantuan berupa sembako tersebut sebagai Obat sementara bagi warga terdampak. Sedangkan Bantuan untuk Jangka Panjang pemerintah pusat menganggarkan Rp 400 Milyar Untuk normalisasi sungai kali Kemuning.
"Pemerintah provinsi Jawa timur menganggarkan Rp 250 Milyar untuk pembangunan Pompa Air atau Rumah Pompa. Sebab, Penanganan Banjir ini tidak Harus Spontan, Sedangkan bantuan yang kami salurkan hari Ini untuk meringankan kebutuhan sehari-hari, dan Tahun ini sudah di anggarkan untuk normalisasi dengan target selesai tiga tahun," terangnya.
Salah satu faktor penyebab banjir, lanjutnya, adanya penyempitan dan pendangkalan Sungai. Selain itu, dia sering menerima laporan tentang maraknya galian C di wilayah Utara sehingga dia berharap pada pemerintah daerah Untuk segera menertibkannya.
"Salah satu penyebab terjadinya banjir berdasarkan laporan yang saya terima dari pemerintah Kabupaten yaitu adanya galian C di wilayah utara, dan apabila itu benar, kami minta agar Pemkab segera menertibkan Limbah-limbah yang berdampak pada Sungai," imbuhnya.
Hadir dalam penyaluran Bantuan Tersebut Komandan Kodim (Dandim) 0828, Kepala Desa Pasean, Ketua IKAPMII, dan Pengurus Cabang PMII Sampang Madura. (*)
Pewarta : Junaidi
Editor. : Ibnu Toha
KOMENTAR