BERITAFAJAR.co - Puluhan pemuda yang mengatasnamakan Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) ngluruk gedung DPRD Sumenep, Madura, ...
BERITAFAJAR.co - Puluhan pemuda yang mengatasnamakan Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) ngluruk gedung DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin. (9/1/2017), kedatangan mereka mempertanyakan poros maritim yang selama ini tidak ada perhatian serius dari pemerintah setempat.
Koordinator APMI, Firmansyah menjelaskan bahwa di Jawa Timur, hanya ada dua kabupaten yang memiliki potensi maritim yang cukup tinggi, yakni Sumenep dan Banyuangi. Jadi semestinya, pemerintah harus memaksimalkan pengelolaan potensi tersebut, sehingga hasilnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan wilayah.
“Akibatnya, manfaat dari potensi besar yang dimiliki kabupaten Sumenep ini, tidak bisa bermanfaat secara maksimal,” katanya.
Sumenep ini, sambunya dia, memiliki potensi yang bernilai ekonomis seperti perikanan, garam, wisata bahari, dan migas. Untuk itu, anggota dewan mempunyai kewajiban untuk mengawal potensi-potensi yang dimiliki Sumenep tersebut.
"Sumenep sangat potensial dibidang kemaritiman, tapi rupanya selama ini masih kurang diperhatikan," terangnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma mengaku siap bersama masyarakat mengawal semua kepentingan rakyat termasuk mengembangkan potensi Sumenep yang ada.
"Kami memang butuh dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan Sumenep lebih baik," ucap ketua DPRD Sumenep.
Pihaknya berharap, masyarakat juga saling bahu membahu membangun Sumenep terutama dalam kemaritiman. Sebab, potensi yang ada tinggal bagaimana pengelolaannya.
"Kalau selama ini, program realisasi pemerintah belum sesuai target, mari kedepan terus dipantau dan terus diberi masukan agar bisa lebih giat lagi," harapnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Koordinator APMI, Firmansyah menjelaskan bahwa di Jawa Timur, hanya ada dua kabupaten yang memiliki potensi maritim yang cukup tinggi, yakni Sumenep dan Banyuangi. Jadi semestinya, pemerintah harus memaksimalkan pengelolaan potensi tersebut, sehingga hasilnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan wilayah.
“Akibatnya, manfaat dari potensi besar yang dimiliki kabupaten Sumenep ini, tidak bisa bermanfaat secara maksimal,” katanya.
Sumenep ini, sambunya dia, memiliki potensi yang bernilai ekonomis seperti perikanan, garam, wisata bahari, dan migas. Untuk itu, anggota dewan mempunyai kewajiban untuk mengawal potensi-potensi yang dimiliki Sumenep tersebut.
"Sumenep sangat potensial dibidang kemaritiman, tapi rupanya selama ini masih kurang diperhatikan," terangnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma mengaku siap bersama masyarakat mengawal semua kepentingan rakyat termasuk mengembangkan potensi Sumenep yang ada.
"Kami memang butuh dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan Sumenep lebih baik," ucap ketua DPRD Sumenep.
Pihaknya berharap, masyarakat juga saling bahu membahu membangun Sumenep terutama dalam kemaritiman. Sebab, potensi yang ada tinggal bagaimana pengelolaannya.
"Kalau selama ini, program realisasi pemerintah belum sesuai target, mari kedepan terus dipantau dan terus diberi masukan agar bisa lebih giat lagi," harapnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR