BERITAFAJAR.co - Sebanyak 235 Siwa dan Siswi tingkat SMP dan MTs se-Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, adu kepintaran dalam ajang ajang Olimpia...
BERITAFAJAR.co - Sebanyak 235 Siwa dan Siswi tingkat SMP dan MTs se-Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, adu kepintaran dalam ajang ajang Olimpiade Sains tingkat Kabupaten tahun 2016 yang diselenggarakan di Osis MA Sumber Payung (Sumpay), Desa Bataal Barat, Kecamatan Ganding, Selasa (1/11/2016).
Ratusan Siswa dan Siswi itu akan memperbutkan Tropi Bergilir Bupati Sumenep. Setiap pemenang nantinya akan mendapatkan uang pembinaan dari panitia.
Dalam acara pembukaan, dihadiri langsung oleh Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Sumenep, Moh Shodiq, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kankemenag Sumenep, dan Forum Kecamatan (Forpimka) Ganding, Pengasuh Ponpes Sumpay, serta jajaran guru di lingkungan Ponpes Sumpay juga ikut memeriahkan ajang perlombaan bergengsi itu.
Wakil Kepala Madrasah Bagian Kesiswaan MA Sumber Payung, Ahmad Humaidi, S. Sos, mengatakan, tujuan digelarnya olimpiade itu untuk meningkatkan kualitas siswa dalam era globalisai, utamanya dibidabg sains. Selain itu juga sebagai ajang untuk mempererat tali silaturrahmi dan ta'aruf antar lembaga se-Kabupaten Sumenep.
"Ini baru pertama kali kami digelar, kami berupaya kedepan bisa berlanjut," kata Ahmad Humaidi, Selasa (2/10/ 2016.
Menurutnya, dari 235 peserta nantinya akan dilakukan seleksi dan akan diambil sebanyak 20 peserta yang bakal masuk babak berikutnya. Setelah itu, dari 20 peserta akan diseleksi kembali dan akan diambil tiga besar. Tiga peserta terbaik itu nantinya akan memperebutkan tropi bergilir Bupati tahun 2016.
Sementara proses seleksi semua peserta dilakukan dengan cara scener, sehingga hasil dari kompetisi bisa langsung dilihat oleh peserta diakhir babak setiap ajang perlombaan.
"Untuk penentuan pemenang dilakukan adu cepat (cerdas cermat). Siapa yang tercepat menjawab dan mendapatkan poin terbanyak otomatis akan dinobatkan juara satu, dan seterusnya," terangnya.
Menurutnya, meskipun Osis MA Sumpay menjadi tuan rumah olimpiade, namun tidak punya target menjadi juara umum. Dia hanya berharap peringkat tim pelajar asal Sumenep terus semakin baik dan berkembang.
Sebagai pemenang dalam ajang perlombaan itu diraih oleh Herdi Faulandia, Wahyu Adi Nur Ilham dan juara tiga Billah Noer Amin.
"Semuanya delegasi dari SMPN 2 Saronggi," tegasnya.
Sementara itu, Kankemenag Sumenep, Moh Shodiq mengapresiasi pelaksanaan olimpiade sains itu. Kedepan dirinya akan terus mendorong agar kegiatan serupa dilakukan diberbagai sekolah yang berada di lingkungan Pemkab Sumenep.
"Kegiatan ini sangat bagus guna untuk memberikan support bagi siswa dibidang sains. Kami terus mendorong agar kegiatan serupa terus dikembangkan di Sumenep," jelasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Ratusan Siswa dan Siswi itu akan memperbutkan Tropi Bergilir Bupati Sumenep. Setiap pemenang nantinya akan mendapatkan uang pembinaan dari panitia.
Dalam acara pembukaan, dihadiri langsung oleh Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Sumenep, Moh Shodiq, Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kankemenag Sumenep, dan Forum Kecamatan (Forpimka) Ganding, Pengasuh Ponpes Sumpay, serta jajaran guru di lingkungan Ponpes Sumpay juga ikut memeriahkan ajang perlombaan bergengsi itu.
Wakil Kepala Madrasah Bagian Kesiswaan MA Sumber Payung, Ahmad Humaidi, S. Sos, mengatakan, tujuan digelarnya olimpiade itu untuk meningkatkan kualitas siswa dalam era globalisai, utamanya dibidabg sains. Selain itu juga sebagai ajang untuk mempererat tali silaturrahmi dan ta'aruf antar lembaga se-Kabupaten Sumenep.
"Ini baru pertama kali kami digelar, kami berupaya kedepan bisa berlanjut," kata Ahmad Humaidi, Selasa (2/10/ 2016.
Menurutnya, dari 235 peserta nantinya akan dilakukan seleksi dan akan diambil sebanyak 20 peserta yang bakal masuk babak berikutnya. Setelah itu, dari 20 peserta akan diseleksi kembali dan akan diambil tiga besar. Tiga peserta terbaik itu nantinya akan memperebutkan tropi bergilir Bupati tahun 2016.
Sementara proses seleksi semua peserta dilakukan dengan cara scener, sehingga hasil dari kompetisi bisa langsung dilihat oleh peserta diakhir babak setiap ajang perlombaan.
"Untuk penentuan pemenang dilakukan adu cepat (cerdas cermat). Siapa yang tercepat menjawab dan mendapatkan poin terbanyak otomatis akan dinobatkan juara satu, dan seterusnya," terangnya.
Menurutnya, meskipun Osis MA Sumpay menjadi tuan rumah olimpiade, namun tidak punya target menjadi juara umum. Dia hanya berharap peringkat tim pelajar asal Sumenep terus semakin baik dan berkembang.
Sebagai pemenang dalam ajang perlombaan itu diraih oleh Herdi Faulandia, Wahyu Adi Nur Ilham dan juara tiga Billah Noer Amin.
"Semuanya delegasi dari SMPN 2 Saronggi," tegasnya.
Sementara itu, Kankemenag Sumenep, Moh Shodiq mengapresiasi pelaksanaan olimpiade sains itu. Kedepan dirinya akan terus mendorong agar kegiatan serupa dilakukan diberbagai sekolah yang berada di lingkungan Pemkab Sumenep.
"Kegiatan ini sangat bagus guna untuk memberikan support bagi siswa dibidang sains. Kami terus mendorong agar kegiatan serupa terus dikembangkan di Sumenep," jelasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR