BERITAFAJAR.co – Salah satu peristiwa genting kembali terjadi di wilayah perairan Sumenep. Salah satunya, kapal tunda yang menarik tongkang...
BERITAFAJAR.co – Salah satu peristiwa genting kembali terjadi di wilayah perairan Sumenep. Salah satunya, kapal tunda yang menarik tongkang bermuatan batu bara kandas di Perairan Pulau Gililabak, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Kepala Desa Kombang, Kholik A ketika dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, tidak menampik soal adanya kapal kandas di perairan Sumenep. Informasinya, kapal bermuatan batu bara itu, kandas karena alami kerusakan.
”Kapal tunda dan tongkang berisi batu bara tersebut, informasinya kandas sekitar pukul 19.00 WIB, Senin (31/10) karena mengalami kerusakan pada tongkang,” terang Kepala Desa Kombang, Kholik A, kepada wartawan di Sumenep, Selasa (1/10/2016).
Menurutnya, posisi tongkang miring. Akan tetapi, kapal bermuatan batu bara tersebut tidak sampai tenggelam. Kapal tunda itu, menarik tongkang bermuatan batu bara kandas di area kawasan wisata Pantai Pulau Gililabak.
”Kami sangat prihatin karena lokasi kandasnya adalah tempat terumbu karang. Pada posisi itu, selama ini merupakan area 'snorkling' para wisatawan,” imbuhnya.
Menurutnya, akibat kapal yang di lambung kanan kapal tunda tersebut terdapat tulisan: MDM Balikpapan Surabaya itu, diduga menyebabkan terumbu karang di kawasan wisata Pantai Pulau Gililabak mengalami kerusakan.
”Posisi kapal sekitar 100 meter dari pantai dan memang di area 'snorkling' para wisatawan di Pulau Gililabak Sumenep,” pungkasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Kepala Desa Kombang, Kholik A ketika dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, tidak menampik soal adanya kapal kandas di perairan Sumenep. Informasinya, kapal bermuatan batu bara itu, kandas karena alami kerusakan.
”Kapal tunda dan tongkang berisi batu bara tersebut, informasinya kandas sekitar pukul 19.00 WIB, Senin (31/10) karena mengalami kerusakan pada tongkang,” terang Kepala Desa Kombang, Kholik A, kepada wartawan di Sumenep, Selasa (1/10/2016).
Menurutnya, posisi tongkang miring. Akan tetapi, kapal bermuatan batu bara tersebut tidak sampai tenggelam. Kapal tunda itu, menarik tongkang bermuatan batu bara kandas di area kawasan wisata Pantai Pulau Gililabak.
”Kami sangat prihatin karena lokasi kandasnya adalah tempat terumbu karang. Pada posisi itu, selama ini merupakan area 'snorkling' para wisatawan,” imbuhnya.
Menurutnya, akibat kapal yang di lambung kanan kapal tunda tersebut terdapat tulisan: MDM Balikpapan Surabaya itu, diduga menyebabkan terumbu karang di kawasan wisata Pantai Pulau Gililabak mengalami kerusakan.
”Posisi kapal sekitar 100 meter dari pantai dan memang di area 'snorkling' para wisatawan di Pulau Gililabak Sumenep,” pungkasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR