BERITAFAJAR.co – Salah satu warga, Admo, asal Dusun Geber, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ber...
BERITAFAJAR.co – Salah satu warga, Admo, asal Dusun Geber, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berencan mencari air bersih dengan cara menggali sumur menggunakan bor. Namun, ketika kedalaman mencapai sekitar 80 meter, ternyata gar yang keluar dari sumur bor itu.
Berdasarkan informasi yang diterima Berita Fajar, peristiwa semburan gas itu, bermula saat pemilik sumur bor itu, hendak mencari air bersih dengan cara melakukan pengeboran di lahan dekat rumahnya. Pengeboran air bersih dilakukan karena sangat dibutuhkan karena kesulitan air bersih di wilayah itu.
”Bapak Admo, sebenarnya mau mencari air bersih dengan mengebor. Namun, tahu-tahu ketika pengeboran mencapai kedalaman sekitar 80 meter tiba-tiba mengeluarkan angin,” ujar Nurul Huda, salah satu tetangganya,” Jumat (18/11/2016).
Menurutnya, kejadian itu sebenarnya membuat kaget pemilik lahan, termasuk juga tetangga sekitar. Sebab, biasanya setiap menggali sumor mengeluarkan air. Namun, karena khawatir berbahaya pengeboran terpaksa dihentikan.
”Setelah dilakukan uji coba sendiri oleh warga, ternyata mengandung gas. Untuk menunjukkan bahwa mengandung gas, warga mencoba membakar angin itu. Ternyata langsung menyemburkan api,” imbuhnya.
Nurul Huda menuturkan, kejadian semburan gas baru pertama kali terjadi di daerah ini. Sebab, sebelumnya meski banyak warga yang melakukan pengeboran, tidak pernah keluar gas tapi keluar air bersih sebagaimana diharapkan.
”Kejadian ini sudah berlangsung selama tiga minggu. Namun, tetap tidak ada perubahan dan mengandung gas. Warga semakin khawatir karena takut mengandung gas beracun yang membahayakan terhadap kesehatan,” terangnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Berdasarkan informasi yang diterima Berita Fajar, peristiwa semburan gas itu, bermula saat pemilik sumur bor itu, hendak mencari air bersih dengan cara melakukan pengeboran di lahan dekat rumahnya. Pengeboran air bersih dilakukan karena sangat dibutuhkan karena kesulitan air bersih di wilayah itu.
”Bapak Admo, sebenarnya mau mencari air bersih dengan mengebor. Namun, tahu-tahu ketika pengeboran mencapai kedalaman sekitar 80 meter tiba-tiba mengeluarkan angin,” ujar Nurul Huda, salah satu tetangganya,” Jumat (18/11/2016).
Menurutnya, kejadian itu sebenarnya membuat kaget pemilik lahan, termasuk juga tetangga sekitar. Sebab, biasanya setiap menggali sumor mengeluarkan air. Namun, karena khawatir berbahaya pengeboran terpaksa dihentikan.
”Setelah dilakukan uji coba sendiri oleh warga, ternyata mengandung gas. Untuk menunjukkan bahwa mengandung gas, warga mencoba membakar angin itu. Ternyata langsung menyemburkan api,” imbuhnya.
Nurul Huda menuturkan, kejadian semburan gas baru pertama kali terjadi di daerah ini. Sebab, sebelumnya meski banyak warga yang melakukan pengeboran, tidak pernah keluar gas tapi keluar air bersih sebagaimana diharapkan.
”Kejadian ini sudah berlangsung selama tiga minggu. Namun, tetap tidak ada perubahan dan mengandung gas. Warga semakin khawatir karena takut mengandung gas beracun yang membahayakan terhadap kesehatan,” terangnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR