BERITAFAJAR.co – Sejumlah aktivitas perekonomian masyarakat di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, lumpuh total. Sebab, sudah tiga hari ...
BERITAFAJAR.co – Sejumlah aktivitas perekonomian masyarakat di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, lumpuh total. Sebab, sudah tiga hari sejak Senin (10/10/2016) hingga hari ini Rabu (12/10/2016), banjir masih belum surut terutama di wilayah perkotaan Sampang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pertokoan di wilayah Kota Bahari, masih belum buka. Bahkan, para pemilik toko terutama yang berada di pinggir jalan tidak bisa membuka toko akibat banjir tak kunjung surut.
Salah satu penjual ikan, Rokayah (34) mengatakan, bersama dengan sejumlah pedagang lainnya mengaku terpaksa menggelar dagangannya di pinggir jalan raya. Dia mengaku, terpaksa menggelar dagangannya di tempat yang lebih bersih agar tidak terkena air bah.
”Sebelumnya memang sempat surut. Tapi banjir kembali datang. Makanya, kami membuka di lokasi jauh dari banjir karena kasihan kepada masyarakat yang mau membeli sayur dan ikan kesulitan,” ujar Rokayah
Sementara itu, Kepala BPBD Sampang, Wisnu Hartono mengatakan, sampai saat ini ketinggian air satu meter. Terutama, di 3 desa dan 3 kelurahan di Kecamatan Sampang Kota. Sedangkan korban banjir, masih dilakukan pendataan. (*)
Editor : Ibnu Toha
Sumber : Berbagai Sumber
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pertokoan di wilayah Kota Bahari, masih belum buka. Bahkan, para pemilik toko terutama yang berada di pinggir jalan tidak bisa membuka toko akibat banjir tak kunjung surut.
Salah satu penjual ikan, Rokayah (34) mengatakan, bersama dengan sejumlah pedagang lainnya mengaku terpaksa menggelar dagangannya di pinggir jalan raya. Dia mengaku, terpaksa menggelar dagangannya di tempat yang lebih bersih agar tidak terkena air bah.
”Sebelumnya memang sempat surut. Tapi banjir kembali datang. Makanya, kami membuka di lokasi jauh dari banjir karena kasihan kepada masyarakat yang mau membeli sayur dan ikan kesulitan,” ujar Rokayah
Sementara itu, Kepala BPBD Sampang, Wisnu Hartono mengatakan, sampai saat ini ketinggian air satu meter. Terutama, di 3 desa dan 3 kelurahan di Kecamatan Sampang Kota. Sedangkan korban banjir, masih dilakukan pendataan. (*)
Editor : Ibnu Toha
Sumber : Berbagai Sumber
KOMENTAR