BERITAFAJAR.co – Musyawarah Pimpinan Daerah (MUSPIMDA) Pengurus Koordinator Cabang PMII Kalimantan Barat Masa Khidmat 2015-2017, mengambil...
BERITAFAJAR.co – Musyawarah Pimpinan Daerah (MUSPIMDA) Pengurus Koordinator Cabang PMII Kalimantan Barat Masa Khidmat 2015-2017, mengambil tema “Partisipasi Pemuda Dalam Mengawal Demokrasi di Kalimantan Barat."
Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat (29/10/2016) di Singkawang ini, merupakan serangkaian dengan pelantikan Pengurus Cabang PMII Kota Singkawang, di Aula STKIP Singkawang.
Hadir beberapa tokoh tokoh semisal Tobil, Staf Ahli Gubernur Kalbar bidang Hukum dan Politik, Erfandi ketua PB PMII, Andi Mursidi Ketua STKIP singkawang, Mabincab PMII Singkawang Husein, Kepala Kemenag Singkawang dan tamu undangan yang memenuhi ruangan dengan khidmat.
Ketua Umum PKC PMII Kalbar, Rachmatul Fitrah mengatakan, bahwa gejolak pemuda yang dimulai sejak tahun 1928 sudah terasa, keperpaduan tujuan yang disongsong oleh para aktifis kala itu, patut dijadikan teladan oleh generasi muda saat ini.
"Memont sumpah pemuda merupakan bagian dari sejarah bangsa, pemeran utamanya adalah pemuda. Kita (PMII) wajib meneladani pemuda kala itu", ujarnya.
Fitrah, berharap, dengan diadakannya Muspimda ini, para kader dapat memberikan rekomendasi mengenai langka PMII Kalbar ke depan, yang memang dimusyawarahkan agar program dan garis haluan PMII tidak keluar dan bertentangan dengan sistem negara.
Sementara, Staf Ahli Gubernur Kalbar, Togi Lumbing Tobing mengatakan, bahwa pemuda merupakan poros kekuatan bangsa, pemuda urat nadi penggerak di daerah, sehingga wajar jika pemuda harus gembleng dengan serius agar tidak tercipta pemuda yang diharapkan bagi negara.
"Saya menyarankan, pemuda hari agar tidak ikut dalam suasana yang tidak nyaman. Jadikan hari sumpah pemuda sebagai refreksi bahwa sesungguhnya peran pemuda Sangat berarti bagi bangs," pungkasnya. (*)
Pewarta : Dewi Syahara
Editor : Ibnu Toha
Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat (29/10/2016) di Singkawang ini, merupakan serangkaian dengan pelantikan Pengurus Cabang PMII Kota Singkawang, di Aula STKIP Singkawang.
Hadir beberapa tokoh tokoh semisal Tobil, Staf Ahli Gubernur Kalbar bidang Hukum dan Politik, Erfandi ketua PB PMII, Andi Mursidi Ketua STKIP singkawang, Mabincab PMII Singkawang Husein, Kepala Kemenag Singkawang dan tamu undangan yang memenuhi ruangan dengan khidmat.
Ketua Umum PKC PMII Kalbar, Rachmatul Fitrah mengatakan, bahwa gejolak pemuda yang dimulai sejak tahun 1928 sudah terasa, keperpaduan tujuan yang disongsong oleh para aktifis kala itu, patut dijadikan teladan oleh generasi muda saat ini.
"Memont sumpah pemuda merupakan bagian dari sejarah bangsa, pemeran utamanya adalah pemuda. Kita (PMII) wajib meneladani pemuda kala itu", ujarnya.
Fitrah, berharap, dengan diadakannya Muspimda ini, para kader dapat memberikan rekomendasi mengenai langka PMII Kalbar ke depan, yang memang dimusyawarahkan agar program dan garis haluan PMII tidak keluar dan bertentangan dengan sistem negara.
Sementara, Staf Ahli Gubernur Kalbar, Togi Lumbing Tobing mengatakan, bahwa pemuda merupakan poros kekuatan bangsa, pemuda urat nadi penggerak di daerah, sehingga wajar jika pemuda harus gembleng dengan serius agar tidak tercipta pemuda yang diharapkan bagi negara.
"Saya menyarankan, pemuda hari agar tidak ikut dalam suasana yang tidak nyaman. Jadikan hari sumpah pemuda sebagai refreksi bahwa sesungguhnya peran pemuda Sangat berarti bagi bangs," pungkasnya. (*)
Pewarta : Dewi Syahara
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR